Penanggung Jawab Tegaskan Demo Desa Bakalan Purwosari Tetap Berjalan 10 November

PASURUAN, lumbungberita.id Penanggung jawab aksi demo 10 November, M. Samsul Huda, menegaskan bahwa demo di Balai Desa  Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, tetap akan dilaksanakan sesuai rencana.

Penegasan itu disampaikan menyusul adanya berbagai kabar yang beredar bahwa aksi tersebut batal digelar. Pihak penanggung jawab membantah kabar tersebut dan memastikan seluruh persiapan telah dilakukan.

“Demo tetap jalan. Tidak ada pembatalan. Kami sudah siap dan sudah berkoordinasi sesuai prosedur,” tegas penanggung jawab aksi, Minggu (8/11/26).

Menurutnya, aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi warga Desa Bakalan yang menuntut adanya evaluasi terhadap kepemimpinan Kepala Desa Bakalan.  Ia menyebut, warga ingin menyampaikan aspirasi secara langsung agar didengar oleh pemerintah kecamatan hingga pemerintah kabupaten.

“Kami ingin menyampaikan aspirasi secara damai. Ini hak warga untuk bersuara. Kami tidak ingin membuat kerusuhan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa aksi akan digelar secara damai, tertib, dan bermartabat. Seluruh peserta diminta untuk tidak melakukan provokasi, tidak merusak fasilitas umum, serta menghormati aparat keamanan yang bertugas mengawal jalannya aksi.

Dikonfirmasi terkait adanya mediasi pada Senin 9 November 2026 atau lebih tepatnya sehari sebelum demo, pria yang berdomisili di Dusun Keputran, Desa Bakalan ini membenarkan.

“Benar saya di ajak mediasi di kantor bupati. Awal mediasi pada senin pukul 09:00 Wib, tapi oleh yang bersangkutan pemkab di undur jadi pukul 12:30 Wib. Mediasi saya tolak karena kami harus menyiapkan aksi di hari Selasa 10 November 2026,” jelas penanggung jawab demo.

Selain itu, sapaan Huda juga meminta aparat kepolisian dan pemerintah untuk memfasilitasi jalannya aksi serta mendengarkan tuntutan warga secara langsung.

“Kami berharap aksi ini didengar, bukan dihalangi. Berikan ruang bagi warga Bakalan untuk menyampaikan pendapatnya,” ucapnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh warga Bakalan untuk ikut berpartisipasi secara damai dan tetap menjaga persatuan, meskipun ada perbedaan pandangan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Bakalan maupun Pemerintah Kecamatan Purwosari belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi tersebut.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Persatuan Pemuda Peduli Masyarakat Bawah (LSM P3MB), Masroni, mendukung penuh gerakan 10 November besok. Menurutnya, aspirasi masyarakat wajib di dengar jika ada kesalahan dalam Pemerintah (Pemdes) Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Sekedar diketahui, ada 6 (enam) penanggung jawab dalam aksi demo damai Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, diantaranya:

1. M. Samsul Huda – Dusun Keputran.

2. Zainul Abidin – Dusun Babatan.

3. Agus Salim – Dusun Keputran.

4. Fauzi – Dusun Keputran.

5. Na’am – Dusun Keputran.

6. Sutik – Dusun Bakalan.

Redaksi lumbungberita.id membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak terkait, untuk memberikan klarifikasi secara berimbang. (Lum).

Share this content:

error: Content is protected !!