Tiga Titik TPT Ambles, Jalur Randupitu-Kepulungan Dibayangi Ancaman Longsor
Pasuruan_lumbungberita.id
Ancaman longsor membayangi jalur penghubung Desa Randupitu-Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (14/10/2026).Tembok Penahan Tanah (TPT) di wilayah Dusun Kabunan tersebut ambles di tiga titik dengan estimasi total panjang kerusakan mencapai 20 meter dan kedalaman sekitar 3 meter.
Kondisi ini kian mengkhawatirkan karena dua titik ambles sudah berada sangat dekat dengan bibir aspal jalan. Terlebih, kerusakan yang telah terjadi sejak musim hujan sebelumnya itu terus meluas dan dikhawatirkan semakin parah saat hujan kembali mengguyur wilayah tersebut.
Sekretaris Desa (Sekdes) Kepulungan, Fahruddin Salim, mengungkapkan, kerusakan TPT tersebut bahkan sudah beberapa kali memicu kecelakaan. Sebuah kendaraan roda tiga pernah terperosok hingga terguling ke sungai. Sementara kejadian terbaru menimpa seorang karyawan swasta yang mengalami kecelakaan sepeda motor dengan luka cukup berat di bagian kepala.
“Amblesnya TPT sejatinya sudah lama, sejak musim hujan yang terakhir. Makin lama areanya meluas. Kami khawatir jika musim penghujan datang, ambrolnya semakin meluas sampai ke aspal jalan,” ungkap Fahruddin.
Untuk mengantisipasi kecelakaan susulan, Pemerintah Desa Kepulungan bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Gempol berinisiatif memasang rambu peringatan berupa pita pengaman berwarna hitam-kuning dan banner imbauan di sekitar lokasi kerusakan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya sementara untuk mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas. Menurut Fahruddin, karakter jalan yang menurun dengan kondisi aspal mulus membuat sebagian pengguna jalan cenderung memacu kendaraan dengan kecepatan cukup tinggi.
“Ini langkah sementara agar tidak terjadi kecelakaan lagi. Kami memasang pita pengaman dan banner peringatan supaya para pengendara lebih waspada,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah desa berencana mengirimkan surat kepada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi untuk mengusulkan pembenahan TPT secara permanen. Penanganan tersebut dinilai mendesak mengingat posisi kerusakan yang semakin mendekati badan jalan.
“Kami berharap ada penanganan sebelum makin parah. Apalagi, saat musim penghujan datang. Dikhawatirkan mempercepat amblesnya tanah dan memperbesar risiko longsor,” pungkas Fahruddin. (Ind)
Share this content:

