Naik 5 Persen, Indeks Desa Sumbersuko Makin Kokoh di Level Mandiri

Pasuruan_lumbungberita.id
Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, mencatat peningkatan dalam hasil Indeks Desa 2026. Nilainya naik 5 persen, dari sebelumnya 82 persen menjadi 87 persen.

Peningkatan tersebut semakin mengukuhkan posisi Sumbersuko sebagai desa berstatus Mandiri, yang merupakan tingkatan tertinggi dalam klasifikasi status Indeks Desa.

Hasil tersebut ditetapkan melalui Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penetapan hasil Indeks Desa 2026 Desa Sumbersuko, yang digelar di Balai Desa Sumbersuko, Jumat (7/8/2026).

Musdes tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan Gempol Sobikhul Asrori, Kepala Desa Sumbersuko Saiful Maarif, Ketua BPD Sumbersuko, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, pengurus BUMDes, RT/RW, dan tokoh masyarakat.

Kepala Desa Sumbersuko Saiful Maarif mengatakan, capaian status Mandiri merupakan hasil dari keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam pembangunan desa. Menurutnya, penilaian Indeks Desa mencakup sejumlah unsur penting yang menjadi dasar kemajuan sebuah desa.

“Alhamdulillah Sumbersuko tetap di titik mandiri. Itu kasta tertinggi. Ini berkat peran seluruh stakeholder dan juga masyarakat semuanya,” ujar Saiful.

Meski telah berada di level Mandiri, Saiful menegaskan pihaknya tidak ingin berpuas diri. Masih terdapat sejumlah program yang perlu direalisasikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di Desa Sumbersuko.

“Tak cukup mandiri saja, desa kami masih butuh beberapa program yang belum terealisasi. Ini demi Sumbersuko yang lebih maju,” katanya.

Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian pemerintah desa adalah peningkatan pelayanan masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan air bersih melalui program pipanisasi.

Saiful menyebut, pihaknya akan terus mendorong inovasi sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat maupun pihak lainnya agar kebutuhan dasar tersebut dapat terpenuhi dengan lebih baik.

“Kami masih punya PR. Salah satunya adalah pipanisasi atau air bersih yang ada di Desa Sumbersuko. Jadi kami tetap butuh bantuan semuanya, butuh bantuan masyarakat, biar desa ini lebih maju dan maju lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Sekcam Gempol Sobikhul Asrori mengapresiasi capaian Desa Sumbersuko yang kembali menunjukkan peningkatan dalam Indeks Desa. Ia menilai peningkatan tersebut menjadi gambaran adanya perkembangan dalam berbagai aspek pembangunan desa.

“Indeks Desa simbol dari eksistensi kemajuan desa. Tahun ini ada peningkatan di Sumbersuko. Berapapun kenaikan harus disyukuri, yang penting tiap tahun ada peningkatan,” ungkapnya.

Menurut Sobikhul, keberadaan Indeks Desa tidak sekadar menjadi angka penilaian. Data tersebut dapat menjadi pijakan pemerintah desa dalam menentukan program pembangunan agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Indeks Desa itu tujuan apa. Nah, kalau kita berangkat dari basis data, maka penentuan program ataupun kebijakan lebih tepat sasaran,” paparnya.

Selain capaian indeks, Sobikhul juga mengapresiasi kedisiplinan Pemerintah Desa Sumbersuko dalam pelaksanaan Musdes. Ia menyebut seluruh peserta telah berkumpul tepat waktu sebelum acara dimulai.

“Sumbersuko terkenal disiplin. Awal acara saja sudah terasa. Tepat pukul 8, sudah berkumpul semua para hadirin. Kalau desa lain kebanyakan molor. Tapi di sini ontime,” pungkasnya. (Ind)

Share this content: