Rombo Carnival 2026 Resmi Diberangkatkan Hariono dan Forkopimca Rembang
Pasuruan, lumbungberita.id
Rombo Kulon Carnival 2026 resmi diberangkatkan Kepala Desa Hariono bersama Forkopimca Rembang pukul 18:00 Wib. Rombo Kulon Carnival 2026 dalam rangka HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097 tahun. Sabtu (26/9/26).
Pemerintah Desa Oro Oro Ombo (Rombo) Kulon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, menggelar Carnival Seni dan Budaya 2026. Kegiatan digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097, sekaligus selamatan desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Rombo Kulon, Hariono, menegaskan bahwa kegiatan ini mengangkat Seni dan Budaya sebagai tema utama, Carnival bukan sekadar hiburan semata.
”Kegiatan ini kami tonjolkan adalah seni dan budayanya, biar nilai-nilai yang negatif, nilai-nilai yang kurang baik, tetap bisa kita hilangkan,” kata Hariono.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti arahan panitia serta aparat kepolisian dan TNI demi kelancaran acara. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan membawa manfaat bagi semua pihak, termasuk para pelaku UMKM yang turut merasakan dampak positifnya.
”Mohon kerjasamanya semua peserta. Kami lindungi, dijaga oleh TNI dan Polri,” tambahnya.
Hariono berharap, karnaval ini dapat menjadi wadah untuk menampilkan nilai-nilai seni dan budaya yang positif, sekaligus menekan nilai negatif seperti miras dan tawuran.
Sementara itu, Kapolsek Rembang, AKP Supriyanto, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan sweeping terhadap penonton yang hadir untuk mengantisipasi keberadaan minuman keras.
”Kami melakukan sweeping. Apabila ditemukan hal tersebut, akan diproses secara hukum agar kegiatan ini menjadi kondusif sesuai harapan,” tegasnya.
Kegiatan yang dijadwalkan selesai sekitar pukul 00.00 WIB malam ini melibatkan berbagai peserta dari RT dan RW setempat. Rombongan pertama diberangkatkan dari Kuda Perkasa, RT 2 RW 8. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan dan keselamatan seluruh warga.
Dengan semangat kebersamaan, Karnaval Seni dan Budaya 2026 di Desa Oro Oro Ombo Kulon diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga sarana mempererat persatuan dan melestarikan budaya lokal. (Lum).
Share this content:

