Mudik Makin Tenang, Pemdes Randupitu Gandeng AHASS Gelar Servis Gratis

Pasuruan_lumbungberita.id
Bulan ramadan belum genap sepekan berjalan, tetapi Pemdes Randupitu sudah menghadirkan terobosan manis buat warganya. Yakni dengan menggelar servis motor gratis hasil kolaborasi bareng AHASS Agung Sejahtera Motor Gempol.

Kegiatan bertajuk “AHASS Mitra Instansi” ini dipusatkan di Balai Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (23/2/2026).

Sejak pagi, suasana halaman balai desa tampak sekali perbedaannya. Deretan sepeda motor terparkir rapi. Pemiliknya duduk sabar mengantri. Sementara para mekanik sibuk melakukan pemeriksaan dengan teliti. Bisa dibilang, Balai Desa disulap layaknya bengkel dadakan profesional.

Tak sekadar servis ringan, bengkel yang beralamat di kawasan Apollo Karangrejo itu juga memberikan penggantian oli mesin dan oli gardan secara cuma-cuma untuk tipe tertentu.

Namun, tidak semua motor berlogo sayap mengepak bisa mengikuti program ini. Servis gratis dikhususkan bagi Honda Scoopy, Beat, Genio, dan Vario 160 produksi tahun 2020–2023. Sementara motor di luar kriteria tersebut tetap dilayani dengan biaya yang lebih terjangkau.

Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemdes dengan AHASS Agung Sejahtera Motor sebagai mitra pihak ketiga.

“Ini terobosan kami untuk memanjakan warga Randupitu, khususnya yang akan mudik. Kami paham, tradisi warga saat Idul Fitri adalah bepergian dan bersilaturahmi. Karena itu, kami siapkan pelayanan ini agar perjalanan mereka aman dan nyaman,” ujar Fuad.

Ia menambahkan, jadwal sengaja dipilih pada pekan pertama Ramadan. Tujuannya, agar warga memiliki waktu leluasa untuk mempersiapkan kebutuhan lainnya.

“Kami ingin warga fokus pada kebutuhan lain saat menjelang hari raya. Soal kendaraan, sudah kami bantu siapkan dari jauh-jauh hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bengkel AHASS Agung Sejahtera Motor Gempol, Yohanis, mengungkapkan program ini merupakan agenda rutin yang digelar secara berpindah-pindah bekerja sama dengan berbagai instansi.

“Pemeriksaan, servis ringan, dan penggantian oli ini memang rutin kami adakan setiap bulan. Lokasinya menyesuaikan instansi yang berkolaborasi,” jelasnya.

Hingga siang hari, tercatat sudah ada 16 motor yang mengantre. Jika jumlah terus bertambah, pihaknya membuka kemungkinan pelayanan diperpanjang hingga dua hari.

“Servis yang kami lakukan meliputi servis ringan atau ‘kirian’ dalam istilah mekanik. Untuk motor yang memenuhi syarat, bisa servis dan ganti oli gratis. Semua kami kerjakan sesuai SOP, tanpa mengganggu aktivitas pelayanan di balai desa,” pungkas Yohanis. (Ind)

Share this content:

error: Content is protected !!