Perkuat Organisasi, FPK Jatim Tunjuk Indah Kalalo sebagai Ketua Harian

Pasuruan_lumbungberita.id
Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Jawa Timur memperkuat struktur organisasinya dengan menetapkan Indah Kalalo, seniman asal Kota Batu, sebagai Ketua Harian untuk sisa masa jabatan 2025–2030.

Penunjukan ini dilakukan seiring semakin banyaknya daerah yang ingin membentuk Koordinator Wilayah (Korwil) FPK di Jawa Timur.

Ketua Umum FPK Jatim, Ki Bagong Sabdo Sinukarto, menunjuk dan menetapkan Indah Kalalo sebagai Ketua Harian dalam agenda di Sekretariat FPK Jatim, Minggu (11/10/2026).

Penambahan posisi Ketua Harian diharapkan dapat memperkuat koordinasi organisasi sekaligus menjadi kepanjangan tangan Ketua Umum dalam menjalankan roda organisasi dan mengawal program pemajuan kebudayaan di Jawa Timur.

Usai menerima amanah tersebut, Indah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Namun, ia menyadari bahwa tugas sebagai Ketua Harian bukanlah tanggung jawab ringan.

“Tugas Ketua Harian FPK bukan cuma mewakili Ketua Umum dalam acara seremonial, tapi juga harus bisa melakukan koordinasi internal dengan semua bidang,” ujar Indah yang juga dikenal sebagai ahli kecantikan.

Indah mengaku telah memahami perjalanan dan kiprah FPK Jatim dalam pemajuan kebudayaan. Pengalamannya selama enam tahun bergabung dengan organisasi tersebut menjadi bekal untuk menjalankan tanggung jawab barunya.

Selama berkiprah di FPK Jatim, Indah pernah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Sekretaris Jenderal (Sekjen), Ketua Bidang Ekonomi Kreatif, hingga Wakil Ketua Bidang Kebudayaan.

“Saya pernah jadi Sekjen, kemudian Ketua Bidang Ekonomi Kreatif, lalu menjadi Wakil Ketua Bidang Kebudayaan, dan sekarang mengemban amanah sebagai Ketua Harian,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pakar FPK Jatim, Dr. Autar Abdillah, menegaskan bahwa posisi Ketua Harian memiliki tanggung jawab strategis dalam memastikan organisasi berjalan sesuai dengan arah kebijakan Ketua Umum.

Menurut dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tersebut, tugas Ketua Harian tidak sebatas menghadiri undangan atau mewakili Ketua Umum dalam kegiatan seremonial. Lebih dari itu, Ketua Harian harus mampu menjalankan keputusan organisasi, mengoordinasikan kegiatan operasional, serta menyelaraskan program kerja antarbidang.

“Tugas Ketua Harian itu berat, tak cuma menghadiri undangan mewakili Ketua Umum, tapi juga memastikan program kerja masing-masing bidang benar-benar berjalan,” tegasnya.

Dengan adanya Ketua Harian, koordinasi internal diharapkan semakin efektif sehingga setiap bidang dapat menjalankan programnya secara terarah dan selaras dengan visi organisasi.

Penetapan Indah Kalalo sebagai Ketua Harian juga diikuti dengan penyesuaian susunan kepengurusan FPK Jatim.

Dalam agenda yang dihadiri sejumlah seniman dari Mojokerto, Pasuruan, Sidoarjo, dan Kota Batu tersebut, posisi Wakil Ketua Bidang Kebudayaan kini dijabat Herry Santoso. Budayawan asal Mojokerto itu sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bidang Ritus.

Perubahan susunan pengurus ini menjadi bagian dari penataan organisasi untuk mendukung penguatan koordinasi serta pengembangan program kebudayaan di berbagai daerah di Jawa Timur. (Ind)

Share this content:

error: Content is protected !!