Limbah Berbusa di Bakalan Purwosari Viral, Kadis DLH Pasuruan Akan Koordinasi
Pasuruan, lumbungberita.id
Menanggapi viralnya video aliran air berbusa di sungai Dusun Putran, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan viral di media sosial. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kabupaten Pasuruan, menyatakan akan segera berkoordinasi dengan jajarannya.
Video berdurasi 30 detik itu diunggah warga Bakalan. Dalam rekaman terlihat busa putih tebal mengalir di saluran yang bermuara ke warga setempat. Narasi video menyebut limbah diduga berasal dari kawasan industri di Dusun Putran.
Kepada media ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, Mohammad Nur Kholis,
Menanggapi viralnya video, ia mengatakan pihaknya telah menerima informasi tersebut. “Kami akan segera koordinasi,” ucap Kadis DLH Kabupaten Pasuruan.
Warga sekitar mengaku resah. Mereka khawatir busa tersebut berdampak pada kesehatan. “Sudah berulang kejadian seperti ini. Kami takut kalau dipakai mandi,” kata KB warga Bakalan, Senin (31/8/26).
Warga berharap DLH bertindak cepat agar pencemaran tidak berlanjut. “Kami hanya minta lingkungan tetap bersih. Jangan sampai merugikan warga sekitar,” pungkas warga.
Informasi didapat media ini, usai limbah berbusa mengaliri sungai, ada salah satu pihak perusahaan menyemprot sungai tersebut agar sungai tidak berbusa.
“Ada pihak perusahaan menyemprot sungai, agar sungai tidak berbusa. Akhirnya ya hilang busanya usai di semprot, tapi penyemprotan telat karena busa sudah mengalir jauh. Yang hilang yang dekat perusahaan saja,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, beredar video aliran limbah berbusa di sungai Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.
Dalam narasi, perekam video menyebut kalau limbah berasal dari salah satu pabrik di desanya. (Lum).
Share this content:

