Pemkab Turun Tangan, 8 Rumah Korban Kecelakaan Maut Gempol Dapat Bantuan
Pasuruan_lumbungberita.id
Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Nasional di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, tak hanya merenggut korban jiwa. Delapan rumah warga juga rusak setelah dihantam kendaraan dalam kecelakaan beruntun tersebut.
Sehari setelah kejadian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan langsung turun tangan. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bantuan kedaruratan disalurkan kepada delapan keluarga yang terdampak, Selasa (28/7/2026).
Delapan rumah yang mengalami kerusakan tersebut tersebar di dua desa. Lima rumah berada di Dusun Ngetal, Desa Karangrejo, sementara tiga rumah lainnya berada di Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol.
Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian Pemkab Pasuruan terhadap warga yang terdampak langsung kecelakaan beruntun yang terjadi pada Senin (27/7/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan bantuan disalurkan sebagai respons cepat pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga pascakecelakaan.
“Ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Pasuruan terhadap warganya yang menjadi korban dalam musibah kecelakaan beruntun di wilayah Kecamatan Gempol,” ujar Sugeng.
Sejumlah kebutuhan darurat diberikan kepada warga. Mulai dari paket sembako, makanan siap saji, tambahan gizi, lauk-pauk, sandang untuk lansia, selimut, perlengkapan anak atau kidsware, hingga terpal.
Sementara untuk penanganan kerusakan rumah secara lebih lanjut, BPBD akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Sugeng menjelaskan, kecelakaan tersebut tidak masuk kategori bencana alam. Karena itu, penanganan lanjutan terhadap kerusakan rumah akan dikoordinasikan melalui pemerintah desa dan kecamatan dengan dinas yang memiliki kewenangan.
“Karena kejadian ini bukan termasuk kategori bencana alam, maka penanganan lanjutan dapat dikoordinasikan oleh pemerintah desa dan kecamatan dengan dinas yang berwenang,” pungkasnya.
Bagi warga, bantuan tersebut setidaknya menjadi penguat di tengah kondisi rumah yang rusak akibat kecelakaan.
Ahmad (60), salah seorang warga terdampak, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Rumah miliknya di Desa Karangrejo menjadi salah satu bangunan yang mengalami kerusakan cukup parah setelah dihantam truk.
“Terima kasih kepada Bupati Pasuruan yang telah bersimpati atas musibah yang kami alami. Alhamdulillah, semoga bantuan ini bisa meringankan beban kami,” pungkas Ahmad. (Ind)
Share this content:

