Semarak! Sedekah Bumi Karangrejo Purwosari Pukau Ribuan Warga
Pasuruan_lumbungberita.id
Ribuan warga memadati Desa Karangrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, untuk mengikuti tradisi Sedekah Bumi atau Selametan Desa, Minggu (5/7/2026).
Tradisi tahunan yang diwariskan secara turun-temurun ini berlangsung meriah melalui kirab budaya, doa bersama, hingga pentas Tari Remo dan Campursari sebagai wujud rasa syukur sekaligus upaya melestarikan budaya leluhur.
Rangkaian kegiatan diawali dengan selametan di Dusun Karangtengah pada Sabtu (4/7/2026). Keesokan harinya (5/7), warga dari Dusun Krajan, Dusun Karangtengah, dan Dusun Gutehan mengikuti kirab budaya.
Titik kumpulnya di Balai Desa Karangrejo. Setelah itu kirab berjalan menuju Sumber Bulan untuk menggelar selametan yang dilanjutkan dengan pertunjukan Tari Remo.
Suasana kirab terpantau semarak. Berbagai usungan berhias hasil bumi, perlengkapan rumah tangga, hingga ornamen budaya diarak oleh perwakilan masing-masing dusun sebagai simbol rasa syukur atas limpahan rezeki.
Sepanjang rute kirab, masyarakat dari berbagai kalangan memadati tepi jalan untuk menyaksikan prosesi, mengabadikan momen, dan memberi semangat kepada para peserta.

Ketua Panitia Solehmudin menuturkan bahwa kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun dan selalu mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
“Kekompakan tiga dusun menjadi bukti nyata bahwa Sedekah Bumi patut terus dilestarikan sebagai bentuk rasa syukur warga Desa Karangrejo,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Karangrejo, H. Asmunib, mengatakan Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan warisan budaya yang memiliki nilai kebersamaan dan rasa syukur.
“Ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga. Melalui Sedekah Bumi, kita belajar berbagi, bersyukur, serta menjaga keharmonisan dengan sesama dan alam,” terangnya.
Setelah doa bersama yang dipimpin tokoh agama, rangkaian acara dilanjutkan dengan tradisi perebutan hasil bumi yang dipercaya masyarakat membawa berkah dan rezeki bagi siapa saja yang mendapatkannya. Momen tersebut pun disambut antusias oleh warga.
Perayaan Sedekah Bumi ditutup dengan pentas seni Campursari Mekar Budaya yang menghibur ribuan pengunjung hingga acara berakhir.
“Tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa tradisi Sedekah Bumi yang merupakan warisan budaya ini tetap hidup dan terus menjadi perekat kebersamaan warga Karangrejo,” pungkasnya. (Ms)
Share this content:

