Seolah Kebal Hukum: SPBU Raya Purwosari Layani Pengangsu BBM 

Pasuruan. lumbungberita.id

Seolah sudah atensi ke Aparat Penegak Hukum (APH), SPBU Raya Purwosari tepatnya Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, masih saja melayani pemain BBM jenis pertalite. Seperti hari ini, Minggu (10/5/26) operator SPBU Raya Purwosari melayani “Pengangsu” pertalite hingga 7 kali pengisian satu motor dan ada 4 motor.

Mereka (Pengangsu), dari pantauan media ini mengetap tangki sepeda motor mulai pagi, siang dan malam. Kendaraan (Motor) “Pengangsu” bermacam-macam, ada motor Thunder, Megapro, Vixion dan lainnya.

Siang tadi, 4 sepeda motor bolak balik mengisi hingga satu orang di perkirakan 7 kali mengisi pertalite. Motif mereka saat ini menyamar seolah orang yang bepergian, dengan membawa tas atau kardus di taruh di sepeda motor (Di ikat di jok) motor  mereka.

Mereka berlalu lalang seolah sudah aman dari Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengangsu pertalite di SPBU Raya Purwosari.  Padahal, operator SPBU sudah ada yang memberitahu agar tidak terlalu melayani “Pengangsu”.

“Pengangsu sekarang cerdik kalau mengisi, kadang bawa jerigen di atas tangki, kadang bawa tas diatas tangki dan kadang bawa kardus di ikat di jok belakang motor,” ungkap warga martopuro yang enggan namanya di mediakan.

Masih kata warga, ada salah satu motor Vixion warna hitam, pertalite kalau sudah dapat 5 jerigen di bawa pulang arah tutur. “Kasihan masyarakat kalau waktu ngisi buat motornya sudah habis di SPBU. Semoga APH Pasuruan turun lokasi,” harap warga Martopuro.

Adanya dugaan kerjasama antara operator dengan “Pengangsu” BBM jenis pertalite, mendapat sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat Persatuan Pemuda Peduli Masyarakat Bawah (LSM P3MB) Masroni.

Menurutnya, perbuatan mereka (Pengangsu dan Operator) harus ditindak. APH khususnya Polres Pasuruan dan Pertamina harus turun ke lokasi adanya dugaan permainan ini.

“Tidak jera juga SPBU ini. Harusnya kejadian yang dulu-dulu itu buat pelajaran, tapi ya itu malah seperti kebal hukum,” kata Masroni.

Secepatnya, lanjut pria yang berdomisili di Kecamatan Purwosari, dirinya akan berkirim surat ke Polda Jatim dan Pertamina pusat adanya dugaan permainan di SPBU Raya Purwosari.

“Saya akan berkirim surat ke Polda dan Pertamina. Banyak keluhan masyarakat terkait SPBU ini,” pungkas ketua LSM P3MB. 

Lain halnya dengan pengawas SPBU Raya Purwosari, MR, saat di konfirmasi melalui nomor selulernya, enggan menjawab konfirmasi media ini. (Lum).

Share this content:

error: Content is protected !!