Warga Beji Meninggal saat Diamankan Polisi, Keluarga Duga Dianiaya
Pasuruan_lumbungberita.id
Seorang warga Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Widi Nurcahyono, meninggal dunia saat diamankan anggota Polsek Beji, Senin (3/8/2026).
Meninggalnya pria yang belum menikah ini menjadi sorotan setelah pihak keluarga menduga Widi mengalami penganiayaan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di puskesmas.
Dugaan tersebut disampaikan kakak korban, Choirul Anwar. Ia mengaku menerima kabar bahwa adiknya diamankan polisi. Saat itu Widi sedang bekerja di sebuah tempat usaha jasa pembayaran listrik, PDAM, dan berbagai layanan lainnya milik keluarganya.
Menurut informasi yang ia terima, Widi saat itu tengah mengoperasikan komputer ketika sejumlah anggota polisi datang untuk mengamankannya. Dalam proses tersebut, saksi disebut sempat mendengar korban berteriak kesakitan.
“Katanya adik saya sempat merintih, ‘Ampun Pak, sakit Pak, saya nggak bisa napas Pak.’ Lalu sunyi tidak ada suaranya. Habis itu langsung dibawa ke mobil,” tutur Choirul.
Mendengar kabar tersebut, Choirul mendatangi lokasi di sekitar Indomaret tempat adiknya bekerja. Di sana ia bertemu dua anggota polisi. Salah satunya memperkenalkan diri sebagai Kanit Reskrim Polsek Beji.
Choirul melanjutkan, Kanit Reskrim menjelaskan bahwa Widi diamankan karena diduga terlibat praktik judi online. Namun saat dirinya meminta diperlihatkan surat penangkapan, permintaan itu tidak dipenuhi.
“Saya tanya surat penangkapannya mana. Katanya ada, tapi tidak pernah diperlihatkan kepada saya,” ujarnya.
Sekitar 30 menit kemudian, Kanit Reskrim datang ke rumahnya dan meminta identitas keluarga. Choirul kemudian diajak menuju puskesmas dengan alasan adiknya berada di sana. Namun, setibanya di puskesmas, Widi telah dinyatakan meninggal dunia.
“Petugas kesehatannya bilang saat sampai di puskesmas adik saya sudah meninggal. Tapi versi Kanit, (Widi) tadi masih ada napasnya,” kata Choirul.
Keluarga pun mempertanyakan penyebab kematian korban. Sebab, menurut Choirul, beberapa jam sebelum diamankan polisi, adiknya masih beraktivitas seperti biasa dan tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami gangguan kesehatan.
“Pagi tadi adik saya masih sehat, bahkan masih sempat membantu mengatur parkir di Indomaret dekat tempat kerjanya. Saya tanya kok bisa kayak gini, jawabannya Kanit mungkin karena kaget didatangi polisi,” ungkapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polsek Beji. Pesan yang Lumbung Berita kirimkan kepada Kapolsek Beji, Kompol Sukiyanto belum dibalas. (Ind)
Share this content:

