Samsul Hidayat Jadi Kader Pertama PKB Pasuruan Ikuti UKK Ketua DPC
Pasuruan_lumbungberita.id
Proses penjaringan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Pasuruan mulai bergulir. Samsul Hidayat menjadi kader pertama yang menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sebagai bagian dari tahapan seleksi kepemimpinan partai.
UKK tersebut digelar di Universitas Negeri Malang pada Jumat (10/4/2026), dan diikuti para kandidat dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari.
Samsul menyebut, keikutsertaannya dalam UKK merupakan amanah yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab. Ia juga menilai tahapan ini sebagai bagian penting dalam menjaga mekanisme demokrasi di tubuh partai.
“Ini proses yang harus dilalui. Selain menjadi kehormatan, juga tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan serius,” ujarnya saat ditemui di kediamannya.
Ia memastikan seluruh rangkaian seleksi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Menurutnya, proses UKK menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan kapasitas bagi para kandidat yang akan memimpin partai ke depan.
Meski telah mengikuti tahapan awal, Samsul menegaskan bahwa penentuan Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan tetap mengacu pada mekanisme organisasi. Seluruh proses akan berjalan secara bertahap dan demokratis.
“Keputusan akhir tetap melalui mekanisme partai. Kita hormati dan ikuti bersama,” tegasnya.
Di tengah dinamika tersebut, Samsul menegaskan tetap memprioritaskan tugasnya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan. Ia berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat serta mendorong pembangunan daerah.
“Saya tetap fokus pada tugas di DPRD, memastikan kepentingan masyarakat terlayani dengan baik,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh kader PKB untuk menjaga soliditas dan kebersamaan selama proses penjaringan berlangsung.
“Yang utama adalah menjaga kekompakan dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, sejumlah nama lain dijadwalkan mengikuti UKK pada Sabtu (11/4/2026), di antaranya Rudi Hartono, Yusuf Daniyal, Laily Qomariyah, Abdul Karim, Sa’ad Muafi, dan Helmi Sudiono Fauzan. (Ind)
Share this content:

