Gercep! Jalan Bolong di Kepulungan–Randupitu Langsung Diperbaiki, Target Rampung 5 Hari
Pasuruan_lumbungberita.id
Pemerintah Kabupaten Pasuruan bergerak cepat menangani jalan bolong di jalur Kepulungan–Randupitu, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol. Perbaikan dilakukan tanpa menunggu lama setelah kondisi jalan dinilai membahayakan pengguna.
Pada Minggu pagi (5/4/2026), satu alat berat sudah diterjunkan ke lokasi. Petugas langsung melakukan pengerukan pada badan jalan, tepatnya di sepanjang alur irigasi yang berada di bawah ruas jalan tersebut.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Sumberdaya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, Etrina, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan secara menyeluruh.
“Kami keruk ulang jalannya. Selanjutnya akan dipasang gorong-gorong box culvert ukuran sekitar 80 sentimeter yang dirancang mampu menahan beban kendaraan dengan gandar maksimal 20 ton,” ujarnya.
Setelah pemasangan box culvert, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemberian lapisan basecourse sebagai pondasi jalan. Material tersebut kemudian dipadatkan sebelum tahap akhir berupa pengaspalan.
“Estimasi pengerjaan lima hari. Namun kami akan berupaya menyelesaikan lebih cepat,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Kepulungan, Fahruddin Salim, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani kerusakan jalan tersebut.
“Alhamdulillah langsung dibenahi. Jalan ini sangat vital bagi mobilitas warga dan pelaku usaha di wilayah Gempol, Pandaan, Beji dan sekitarnya,” ungkapnya.
Selama proses pengerjaan berlangsung, akses jalan akan ditutup total. Seluruh kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif di Dusun Kabunan. Pemerintah Desa pun mengimbau masyarakat untuk memahami kebijakan tersebut demi kelancaran perbaikan.
“Seluruh kendaraan akan dialihkan ke jalur alternatif di Dusun Kabunan. Mohon pengertiannya untuk seluruh pengguna jalan, demi kebaikan kita bersama,” jelasnya.
Sebelumnya, kondisi jalan kabupaten di Dusun Kabunan, Desa Kepulungan, sempat mengkhawatirkan. Ruas penghubung Kepulungan–Randupitu itu terancam ambrol setelah muncul lubang cukup besar di tengah badan jalan pada Sabtu (4/4/2026).
Dari pantauan di lokasi, lubang tersebut membujur dari arah timur ke barat dengan diameter yang terus melebar dan kedalaman sekitar 50 sentimeter. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas. (Ind)
Share this content:

