Penuh Keakraban, Rumah Rehab Nawasena Malang Buka Bersama Pasien dengan Pengurus
Malang Raya. lumbungberita.id
Rumah Rehab Nawasena Malang mengadakan buka puasa bersama dengan pasien dan pengurus, sebagai bentuk komitmen dalam mendampingi penyintas ketergantungan narkotika. Acara ini menegaskan bahwa proses pemulihan bukan hanya soal terapi, tapi juga tentang kebersamaan dan sentuhan kemanusiaan. Rabu (4/3/26).
Buka puasa bersama dihadiri jajaran pengurus, staf pendamping, dan puluhan pasien yang menjalani rehabilitasi. Mereka duduk bersama dalam suasana sederhana namun penuh keakraban, mencerminkan hubungan yang terbangun selama proses pendampingan.
Ketua Yayasan Nawasena Arsa Indonesia, Arief Ramadhansyah, SH, mengatakan bahwa Ramadhan adalah waktu untuk menata ulang niat dan memperkuat sisi spiritual. “Buka puasa ini menjadi wujud rasa syukur atas kelancaran ibadah, sekaligus atas progres rehabilitasi yang sudah berjalan dengan baik,” kata sapaan Bang Arief.
Ia (Arief) menekankan bahwa kebersamaan saat berbuka memiliki nilai yang jauh melampaui sajian makanan. Momen tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi, berbagi kebahagiaan, dan membangun kedekatan emosional antara pasien dan pendamping.
“Rumah Rehab Nawasena memiliki fokus utama, yaitu penanganan medis, pemulihan kondisi psikologis, reintegrasi sosial, pencegahan kekambuhan, dan peningkatan produktivitas. Program ini dirancang agar pasien siap kembali berinteraksi dengan keluarga dan lingkungan,” ungkap Ketua Yayasan Nawasena Arsa Indonesia.
Melalui momentum buka puasa bersama, Nawasena ingin menegaskan bahwa rehabilitasi adalah perjalanan panjang yang sarat nilai empati, spiritualitas, dan solidaritas.
“Ramadhan menjadi pengingat bahwa setiap insan berhak atas kesempatan kedua untuk bangkit, memperbaiki diri, dan menatap masa depan dengan harapan baru,” tutup Bang Arief.
Kegiatan buka puasa bersama dengan pasien dan pengurus berlangsung penuh hikmah. Acara dilanjutkan dengan ramah tamah.
Jurnalis: Lum/Bas.
Share this content:

