Dugaan Pungli Parkir Sekitar Pasar Karangploso Merajalela
Malang Raya. lumbungberita.id
Dugaan Pungutan Liar (Pungli) parkir di beberapat titik Pasar Karangploso benar adanya. Diduga ada beking oknum preman di balik koordinator enggan setor ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang.
Tim investigasi media ini menyusuri beberapa titik parkir di sekitar Pasar Karangploso, ada sekitar 5 lokasi parkir tanpa ada karcis. Modusnya, kalau pagi mereka meminta karcis rekan parkir yang tertib untuk mengelabuhi petugas.
“Mereka meminta karcis ke rekan parkir yang tertib setor ke Dishub. Kadang meminta 5 lembar hingga 10 lembar untuk mengelabuhi petugas,” ungkap Dwi warga Karangploso. Senin (23/2/26).
Disampaikan mantan atlet kick boxing Malang Raya, para oknum preman ini mantan tim sukses salah satu DPRD Kabupaten Malang, mangkanya mereka berani tidak setor ke Dishub Kabupaten Malang.
“Aparat harus berani bertindak agar masyarakat tenang. Kalau masih tidak ada karcis kan ranahnya pungli. Koordinator parkir harus diganti karena pegawai parkir tertib setor ke koordinator,” harap pria bertubuh kekar.
Dari pantauan media ini, beberapa titik lahan parkir sekitar Pasar Karangploso belum mendapat karcis dari Dishub Kabupaten Malang. Pasalnya, koordinator parkir belum setor.
Sementara Kepala UPT Dishub Singosari, Taufik, membenarkan kalau beberapa titik lahan parkir belum setor dan akibatnya mereka belum dapat karcis. Adanya koordinator belum setor, dirinya sudah memberi himbauan agar koordinator setor, jika masih bandel resiko ditanggung sendiri.
“Ada beberapa titik yang belum setor, kami sudah mengumpulkan dan memberi pemahaman kepada koordinator parkir agar tertib administrasi,” kata Kepala UPT Singosari.
Diberitakan sebelumnya, sekitar 5 minggu pengelola parkir sekitar Pasar Karangploso Malang belum mendapat karcis dari Dishub Kabupaten Malang. Ternyata, mereka oknum koordinator parkir belum setor ke Dishub Kabupaten Malang. (Lum).
Share this content:

