Pandaan Nyaris Sempurna, Kepuasan Layanan Kecamatan Tembus 99,58 Persen

Pasuruan_lumbungberita.id
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di Kantor Camat Pandaan tercatat sangat tinggi, mencapai 99,58 persen. Angka tersebut terungkap dalam Forum Konsultasi Publik Kecamatan Pandaan yang digelar di Warung Monggo Dahar, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Rabu (4/2/2026).

Forum ini dihadiri para kepala desa serta sejumlah stakeholder se-Kecamatan Pandaan. Hadir pula Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Kasiman, sebagai bentuk dukungan legislatif terhadap evaluasi pelayanan publik di tingkat kecamatan.

Camat Pandaan, Timbul Wijoyo, menyampaikan bahwa capaian kepuasan tersebut merupakan hasil penilaian langsung dari masyarakat, bukan rekayasa internal kecamatan.

“Alhamdulillah, masyarakat puas dengan pelayanan kami. Perlu kami sampaikan, indikator dan survei ini bukan dari kami, tetapi dari Pemkab Pasuruan. Yang mengisi adalah masyarakat yang memang sedang membutuhkan pelayanan dan datang langsung ke kantor,” ujarnya.

Meski hasilnya tergolong sangat memuaskan, Timbul menegaskan pihaknya tidak akan berpuas diri. Ia membuka ruang selebar-lebarnya bagi kritik dan masukan demi peningkatan kualitas pelayanan.

“Kami tidak akan mudah puas. Segala kritik dan saran tentu kami terima untuk perbaikan pelayanan di Kecamatan Pandaan. Itulah tujuan forum ini digelar,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, kritik juga datang dari tokoh masyarakat, Suyono. Ia menyoroti masih adanya petugas front office yang dinilai kurang tanggap serta belum sepenuhnya menguasai informasi pelayanan.

Ia pun menyarankan agar pemerintah kecamatan menggelar pelatihan dan bimbingan teknis guna meningkatkan sikap, etika, serta kompetensi pelayanan aparatur.

Menanggapi kritik tersebut, Timbul Wijoyo mengakui pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Namun, menurutnya, pelaksanaan pelatihan masih terkendala anggaran.

“Terkait pendidikan dan pelatihan sebenarnya sudah saya usulkan ke bagian organisasi. Tapi karena membutuhkan anggaran dan harus dikomunikasikan ke Sekda, apalagi saat ini sedang efisiensi, maka belum bisa direalisasikan. Meski begitu, saya sudah briefing teman-teman di kecamatan, minimal harus senyum, sapa, dan sopan,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Kasiman, menilai Forum Konsultasi Publik sebagai wadah resmi dan strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Forum ini sah dan resmi sebagai bagian dari progres kegiatan Kabupaten Pasuruan, khususnya untuk masukan dan evaluasi. Ini sangat baik jika dilakukan sejak awal perencanaan program,” katanya.

Kasiman menambahkan, forum tersebut penting untuk menjaring berbagai masukan, baik terhadap program yang sudah berjalan maupun yang akan dilaksanakan.

“Yang hadir di sini adalah orang-orang yang ahli di bidangnya, mulai dari tokoh keagamaan, pelayanan masyarakat, hingga pemerintahan. Ini modal penting untuk perbaikan ke depan,” pungkasnya. (Ind)

Share this content:

error: Content is protected !!