Gus Iqdam Resmikan Masjid Wakaf Pengusaha Rokhmawan, Ribuan Jemaah Padati Bulusari
Pasuruan_lumbungberita.id
Ribuan jemaah memadati Dusun Bulu, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/7/2026) malam. Mereka hadir untuk menyaksikan peresmian Masjid Wakaf pengusaha Rokhmawan dan pengajian Gus Iqdam.
Pendakwah bernama asli Muhammad Iqdam ini mendapat amanah menandatangani prasasti peresmian. Prosesi tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori dan Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Ilyas.
Selain wabup, kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, jajaran Forkopimcam Gempol, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan jemaah yang telah memadati lokasi sejak usai salat Isya.
Sebelum acara puncak dimulai, suasana religius begitu terasa ketika Hadrah Pusat Sabilu Taubah mengajak seluruh jemaah melantunkan sholawat bersama.
Dalam tausiyahnya, Gus Iqdam mengajak masyarakat untuk tidak hanya mempelajari teori tentang kesuksesan, tetapi juga meneladani sosok-sosok yang mampu memberikan manfaat bagi banyak orang melalui sikap istiqomah dan kedekatan kepada Allah SWT.

Menurutnya, perjalanan hidup Rokhmawan menjadi salah satu contoh bahwa keberhasilan tidak diraih secara instan, melainkan melalui perjuangan panjang yang dibarengi dengan nilai-nilai religius.
“Saya pernah beberapa kali berbincang dengan Aba Mawan. Ternyata beliau juga memiliki masa lalu yang penuh perjuangan. Ketika seseorang sudah sukses dan bermanfaat bagi banyak orang, ternyata yang membuat saya kagum adalah sikap istiqomahnya,” ujar Gus Iqdam.
Ia menegaskan bahwa kerja keras saja belum cukup untuk mengantarkan seseorang menuju kesuksesan. Menurutnya, setiap ikhtiar tetap membutuhkan pertolongan dan izin dari Allah SWT yang harus diiringi dengan amalan, keikhlasan, serta konsistensi dalam berbuat baik.
“Rajin saja tidak cukup. Seberapa capek kita berusaha, kalau belum mendapat izin Allah tidak akan berhasil. Karena itu kalau ingin berhasil, carilah ‘dekengan pusat’, yakni dengan memperbanyak amal, keikhlasan, kedermawanan, serta memuliakan dan mendoakan para pendahulu,” pesannya.
Gus Iqdam juga mengingatkan pentingnya menghargai jasa orang-orang yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidup seseorang. Menurutnya, doa kepada orang tua maupun orang-orang yang telah mendahului menjadi salah satu bentuk bakti yang tidak boleh dilupakan.
“Contohnya Aba Mawan ini. Beliau istiqomah mendoakan orang tuanya dan juga istrinya almarhumah Hj. Ika Faldianita. Pengajian malam ini juga untuk mendoakan mendiang istri beliau,” tuturnya.
Di penghujung tausiyahnya, Gus Iqdam menjelaskan bahwa masjid tersebut merupakan wakaf amal jariyah yang dipersembahkan untuk almarhum ayah Rokhmawan. Ia berharap masjid itu senantiasa makmur dengan berbagai kegiatan ibadah dan menjadi pusat syiar Islam yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.
“Semoga ini menjadi amal jariyah untuk almarhum ayahnya Aba Mawan. Semoga masjidnya selalu ramai oleh jemaah, dipenuhi salat berjamaah dan menjadi tempat menghidupkan sunnah Rasulullah SAW,” pungkasnya. (Ind)
Share this content:

