Safari Muharram di Kepulungan, Merita Rusdi Santuni Yatim dan Dhuafa

Pasuruan_lumbungberita.id
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, menggelar Safari Muharram di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan bertema “Melangkah Bersama, Berbagi Cinta, Satukan Hati Peduli Sesama” itu diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan dhuafa.

Dalam kegiatan tersebut, Merita didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Gempol Novita Hadi Mulyono serta Ketua TP PKK Desa Kepulungan Sa’ada Didik Hartono. Sebanyak 15 anak yatim dan 10 warga dhuafa menerima bantuan berupa paket sembako dan uang tunai.

Di hadapan para penerima santunan, Merita menyampaikan harapannya agar anak-anak yatim kelak tumbuh menjadi generasi yang saleh, berprestasi, dan mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Pasuruan.

“Semoga anak-anak ini menjadi anak yang saleh dan salehah. Siapa tahu nanti ada yang menjadi pengganti Bupati Pasuruan. Bagaimanapun mereka adalah putra-putri Pasuruan yang akan meneruskan perjalanan kita,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kekompakan jajaran TP PKK di Kecamatan Gempol dan Desa Kepulungan yang dinilainya tetap konsisten menjalankan berbagai program kemasyarakatan.

“Pesan saya untuk TP PKK Desa Kepulungan dan Kecamatan Gempol, tetap solid. Di sini juga ada teman LKD saya dulu. Luar biasa, sampai sekarang masih istiqamah mengabdi melalui TP PKK,” katanya.

Pada kesempatan itu, Merita turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah pernikahan usia dini dan menekan angka stunting di Kabupaten Pasuruan.

“Semoga tidak ada lagi remaja yang menikah di usia dini dan tidak ada lagi balita yang mengalami stunting. Tetap semangat untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Gempol, Novita Hadi Mulyono, mengatakan Safari Muharram bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, santunan kepada anak yatim dan dhuafa menjadi pengingat bahwa kebersamaan tidak hanya diwujudkan melalui langkah yang seirama, tetapi juga lewat aksi nyata dalam membantu sesama.

“Semangat melangkah bersama, berbagi cinta, satukan hati peduli sesama menjadi penguat bahwa kepedulian dan gotong royong harus terus kita rawat, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Novita. (Ind)

Share this content: