Jalan Rusak di Puntir, Ketua Ormas GAIB Angkat Bicara dan Siap Demo

Pasuruan. lumbungberita.id

Ketua Ormas Gaib Perjuangan, Habib Yusuf Assegaf, angkat bicara adanya jalan rusak di Dusun Puntir, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari. Jalan rusak berada di tikungan dekat perbatasan Desa Martopuro-Desa Semut, Kecamatan Purwodadi. Kamis (9/7/26).

Kondisi jalan raya Dusun Puntir, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, dikeluhkan pengendara. Jalan yang menjadi akses utama menuju beberapa kecamatan dan kabupaten itu berlubang dan membahayakan bagi pengendara.

Kerusakan jalan sudah terjadi sejak beberapa bulan yang lalu. Namun hingga kini belum ada perbaikan dari pihak-pihak perusahaan yang menggunakan truk-truk melebihi tonase. Akibatnya, pengguna jalan terganggu dan was-was akibat jalan berlubang tepat di tikungan.

Respon datang dari Ketua  DPP Ormas GAIB Perjuangan, Habib Yusuf Assegaf. Ia menilai kerusakan jalan puntir tidak bisa dibiarkan karena menyangkut keselamatan dan perekonomian masyarakat.

“Ini sudah sangat memprihatinkan. Jalan rusak parah tapi tidak ada tindak lanjut perusahaan yang mengangkut melebihi tonase. Padahal jalan ini dilalui ribuan warga setiap hari, termasuk anak sekolah dan lainnya,” kata Ketua Ormas GAIB Perjuangan.

Menurutnya, pihak perusahaan yang mengangkut melebihi tonase jalan harus bertanggung jawab. Jangan menyalahkan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

“Yang berlubang ini tepat di pojok atau tikungan, pengendara sering hampir tabrakan di jalan berlubang ini. Perusahaan yang lewat jalan ini harus bertanggung jawab,” kata sapaan Habib Yusuf. 

Habib yang berdomisili di Desa Kademungan, Kecamatan Kejayaan ini tidak hanya menggertak soal jalan rusak, dirinya akan turun jalan (Demo) bersama masyarakat jika jalan tidak di benahi.

“Kami akan demo jika jalan yang membahayakan ini tidak di benahi. Apa harus ada korban dulu baru di benahi,” gertak Ketua Ormas Gaib Perjuangan.

Sementara itu salah satu pengurus perusahaan yang lewat jalan raya Puntir – Semut, yang namanya tidak mau di beritakan mengatakan, kalau pihaknya akan berkoordinasi dengan beberapa perusahaan yang melewati jalan tersebut.

“Saya akan berkoordinasi dengan beberapa perusahaan yang lewat jalan puntir-semut,” ucapnya.

Firman, salah satu warga Desa Martopuro mengatakan kalau dirinya agak takut saat lewat jalan berlubang tersebut. “Jalan berlubang tepat di pojok an, jadi menakutkan jika lewat situ, jadi ya pelan-pelan saat di tikungan itu,” ungkap Firman.

Sebelumya, Ketua Ormas Gaib Perjuangan sudah memberi tanda jalan yang berlubang dengan Pilok, agar pengendara bisa menghindar jika lewat jalan berlubang tersebut. (Lum).

Share this content: