KBO Binmas Polres Pasuruan Ajak Generasi Muda GBIS Pandaan Perangi Narkoba
PASURUAN. lumbungberita.id
Ibadah Minggu pagi di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Hosana Pandaan, Kabupaten Pasuruan, berlangsung hangat dan khidmat, Minggu (7/6/26). Suasana kebersamaan jemaat diisi pesan penting terkait masa depan generasi muda dari aparat kepolisian.
Kegiatan dimulai pukul 10.00 Wib hingga 11.35 Wib, KBO Binmas Polres Pasuruan Iptu Bambang Hariyadi, hadir memenuhi undangan jemaat. Ia menyampaikan khotbah bertema memerangi narkoba dan minuman keras, untuk menyelamatkan kehidupan generasi muda, khususnya pemuda gereja.
Kepada media ini, Iptu Bambang Hariyadi, mengatakan bahwa kehadiran kepolisian di rumah ibadah merupakan bagian dari pembinaan dan penyuluhan melalui pendekatan Cooling System.
Mantan Kasie Humas Polres Pasuruan ini menegaskan pentingnya menjaga toleransi antar umat beragama, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Dengan bahasa yang mudah dipahami, Iptu Bambang mengajak pemuda jemaat mengenal bahaya narkoba. Melalui tayangan slide proyektor, ditampilkan berbagai jenis narkoba Golongan I, II, hingga III seperti ganja, heroin, morfin, kokain, sabu dan ekstasi lengkap dengan nama dan gambarnya.
” Narkoba sangat berbahaya bagi kehidupan manusia. Mari menjauhi narkoba dan menyelamatkan generasi bangsa,” ucap mantan Wakapolsek Tutur.
Selain itu, penyuluhan juga mengupas dampak buruk penyalahgunaan zat terlarang. Dijelaskan mulai dari kerusakan kesehatan fisik dan mental hingga hancurnya masa depan. KBO Binmas memberi pemahaman langkah pencegahan serta cara membentengi diri agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif.
Materi disampaikan tidak hanya dari sisi hukum dan kesehatan. Dalam nuansa spiritual, mantan Waka Polsek Wonorejo ini menyelipkan ayat-ayat Injil Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang melarang mabuk-mabukan dan perilaku merusak tubuh. Pendekatan ini membuat pesan lebih dekat dan mudah diterima jemaat.
Dalam acara juga ada sesi tanya jawab interaktif yang diikuti jemaat, pemuda gereja, pendeta, hingga guru pelayanan ibadah. Dialog berlangsung akrab dan antusias, menjadi ruang berbagi pemahaman tentang bahaya narkoba dan kenakalan remaja di era sekarang.
Di akhir kegiatan, Pendeta Otniel menyampaikan apresiasi kepada Binmas Polres Pasuruan atas kepedulian dan waktu yang diluangkan.
“Harapan kami, jemaat khususnya generasi muda semakin memahami bahaya narkoba, berani menolak peredarannya dan ikut dalam gerakan bersama demi masa depan yang lebih baik,” tutup Pendeta Otniel. (Lum).
Share this content:

