Material BSPS Mulai Didrop, Puluhan Rumah Warga Miskin Segera Dibangun
Pasuruan_lumbungberita.id
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mulai berjalan di wilayah Kabupaten Pasuruan, Senin (11/5/2026).
Saat ini, bantuan bagi masyarakat berpenghasilan rendah tersebut memasuki tahap dropping material bangunan dari toko mitra kerja kepada para penerima bantuan.
Dari total 200 unit rumah yang telah lolos persyaratan pengajuan, saat ini baru 72 kepala keluarga (KK) yang Surat Keputusan (SK) penerimanya telah turun. Sementara sebanyak 138 penerima lainnya masih dalam proses lanjutan administrasi.
Staf Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Ali, menjelaskan bahwa untuk wilayah Desa Ampelsari, Kecamatan Pasrepan, proses dropping material dari toko bangunan mitra kerja sudah mulai berjalan.
“Untuk di Desa Ampelsari Kecamatan Pasrepan saat ini proses dropping material dari toko bangunan. Untuk pembangunan masih menunggu setelah Hari Raya Idul Adha. Sedangkan di Desa Wonosunyo dan Bulusari Kecamatan Gempol masih tahap pemilihan toko,” jelas Ali.
Dalam program BSPS tersebut, masing-masing penerima mendapatkan bantuan senilai Rp20 juta per unit rumah. Rinciannya, Rp17,5 juta dialokasikan untuk pembelian material bangunan, sedangkan Rp2,5 juta digunakan untuk upah pekerja.
Meski demikian, penerima bantuan juga diwajibkan memiliki swadaya dari keluarga maupun kerabat guna mendukung proses pembangunan rumah.
Program BSPS ini tidak melibatkan kontraktor dalam pelaksanaannya. Pembangunan dilakukan secara swadaya dengan melibatkan peran aktif keluarga penerima bantuan dan masyarakat sekitar desa.
“Skema tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong, empati sosial, serta kepedulian lingkungan terhadap warga kurang mampu yang membutuhkan hunian layak,” pungkasnya. (Ind)
Share this content:

