Grup Patrol Karangrejo Tampil Memukau di Event Pasuruan Forest Fest 2026

Pasuruan, lumbungberita.id

Forest Fest 2026 berlangsung sukses dan Inovatif di Wana Wisata Hutan Cempaka Desa Dayurejo Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Sabtu, 4/4/2026.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan, sebagai penyelenggara kegiatan tersebut mengambil tema “ Rimba Berirama, Pariwisata Menyapa “ tema tersebut selaras dengan padat nya rangkaian acara yang di pertunjukan tepat di depan kedai hutan cempaka.

Menjaga dan melestarikan seni budaya lokal merupakan bagian penting dalam membangun sebuah peradaban, terlebih mengangkat dan memperkenalkan pariwisata di Pasuruan ke tingkat Nasional bahkan ke manca negara, merupakan upaya kami untuk masyarakat Pasuruan, sambutan kepala Dinas Kebuadayaan dan Pariwisata yang di wakili oleh Kepala bidang pemasaran, Sigit Afendy.

Kesnian Patrol Campursari Teras Langit, dipercaya sebagai “opening act performer” sebelum Opening Seremonial dan Awarding dalam gelaran tersebut, tak tanggung-tanggung, artis biduan papan atas di gandeng oleh grup patrol Campursari asal Desa Karangrejo Kecamatan Purwosari itu, Fanesha Anggi KDI dan Dina Safara turut mewarnai performa kesenian tradisional yang di gawangi “Cak Surem” tersebut.

Dalam pantauan awak media lumbung berita, beberapa tamu kehormatan seperti, jajaran dinas dan instansi terkait, direktur Kaliandra Resort, Direktur Hutan Cempaka, Komunitas Pecinta Hutan dan Wisata, Komunitas Ojek Online, Kepala Desa Dayurejo, tak ketinggalan Angota dewan pemerhati pelaku seni yaitu Agus Suyanto, ikut bersorak kagum dengan penampilan Teras Langit Campursari tersebut.

Agus Suyanto, Wakil ketua komisi 2 DPRD Kabupaten Pasuruan” mengapresiasi kegiatan yang berlangsung di hutan cempaka tersebut. “ ini merupakan terobosan dan inovatif, tapak tilas wisata serta kompetisi pemandu wisata muda harus menjadi agenda rutin dalam rangka upgrade wisata yang ada di pasuruan, kemasan acaranya juga menarik, tegasnya.

Terutama pengisi acaranya, lanjut Pak Agus” sapaan akrabnya, seperti grup patrol tadi, alat tradisional yang dikolaborasikan dengan alat modern, itu bisa menjadi harmoni suara yang indah untuk dinikmati, seperti menikmati jajanan pasar tradisional yang ada di bawah tadi “canda pungkasnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, juga ada kuis berhadiah kupon yang bisa ditukarkan dengan jajanan tradisional yang tersedian pasar dadakan oleh umkm sekitar.

Warda, salah satu pengunjung café cempak asal surabaya yang kami wawancari menuturkan “ acara ini keren, saya sudah beberapa kali kesini, kebetulan hari ini pas ada event gini jadi sangat menghibur, terutama yang patrol tadi, itu unik dan bisa terus dilestarikan, lagu yang dibawakan juga banyak tuntunannya atau nasehat gitu, pokoknya keren” luapan ekspresi senang penonton.

Acara berlangsung sampai malam, kesenian musik tradisional, seni drama tari, Noe Coustic, sampai yang modern seperti Dj Moheet ikut memeriahkan pegelaran tersebut, para pengunjung diajak bernyanyi dan menari menghabiskan malam minggu di hutan cempaka Prigen. (Din)

Share this content:

error: Content is protected !!