Terancam Ambrol! Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Kepulungan–Randupitu

Pasuruan_lumbungberita.id
Kondisi jalan kabupaten di Dusun Kabunan, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan mengkhawatirkan. Ruas jalan penghubung Kepulungan–Randupitu itu terancam ambrol setelah muncul lubang cukup besar di badan jalan, Sabtu (4/4/2026).

Lubang tersebut berada di tengah jalan yang membujur dari timur ke barat. Dari pantauan di lokasi, diameter lubang terus melebar dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter. Cukup membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Sekretaris Desa Kepulungan, Fahruddin Salim, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan mulai terlihat sejak Maret 2026. Awalnya lubang berukuran kecil, namun seiring waktu terus membesar.

“Lubang mulai terpantau pada akhir bulan lalu. Awalnya kecil, makin hari makin lebar. Kedalamannya sekitar 50 cm,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut diperparah karena di bawah badan jalan terdapat jalur irigasi. Hal ini membuat struktur tanah menjadi rentan ambles, sehingga dikhawatirkan kerusakan akan semakin meluas, khususnya ke arah timur.

“Kami khawatir lebar bibir lubang akan makin meluas. Apalagi di bawah jalan ini ada jalur irigasi,” imbuhnya.

Menurutnya, ruas jalan tersebut tergolong padat dilalui kendaraan. Banyak pengguna jalan memanfaatkan jalur tersebut untuk menuju wilayah Randupitu, Beji, Pandaan hingga Bangil.

Guna mencegah terjadinya kecelakaan, warga setempat mengambil inisiatif menandai lubang dengan menanam pohon pisang di tengah jalan.

“Pagi tadi hampir memakan korban. Ada pemotor melaju kencang lalu terkena lubang, beruntung masih bisa mengendalikan kendaraannya,” jelas Fahruddin.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Sumberdaya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, Etrina, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Terima kasih informasinya. Segera akan kami koordinasikan secara internal, dan tim survei akan kami kirim ke lokasi,” singkatnya. (Ind)

Share this content: