Melenggang Mulus, Nik Sugiharti Resmi Nahkodai Golkar Kabupaten Pasuruan

Pasuruan_lumbungberita.id
Langkah Nik Sugiharti dalam Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan benar-benar mulus. Perempuan berkacamata itu resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan periode 2025–2030, Kamis (29/1/2026).

Sejak awal pelaksanaan Musda, jalan politik perempuan asal Kejapanan, Kecamatan Gempol tersebut memang sudah diprediksi tanpa hambatan. Nik Sugiharti, yang akrab disapa Bu Nik, menjadi satu-satunya calon ketua yang mendaftar dalam bursa pemilihan Ketua DPD Golkar Kabupaten Pasuruan.

Puncaknya terjadi pada Musda yang digelar di Hotel Senyiur, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Agenda tersebut berlangsung nyaris tanpa dinamika berarti dan lebih menyerupai panggung seremonial. Seluruh pemilik hak suara kompak memberikan dukungan penuh kepada legislator perempuan tersebut.

Usai terpilih, Nik Sugiharti menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Partai Golkar yang telah menjaga soliditas sehingga Musda dapat berjalan lancar dan sukses.

“Saya mengapresiasi seluruh kader Partai Golkar Kabupaten Pasuruan. Musda ini berjalan dengan baik dan penuh kebersamaan. Ke depan, saya berharap seluruh kader bisa kembali ke rumah bersama-sama dengan Partai Golkar,” ujar Nik kepada awak media.

Ia menegaskan, kepemimpinannya akan mengusung semangat Wani Kolaborasi, yakni membangun kerja sama dengan seluruh elemen, baik pemerintah daerah, stakeholder, hingga masyarakat.

“Kami akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, struktur partai dari pusat hingga desa, serta masyarakat luas, sesuai dengan motto Golkar Bisa Berkarya,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, Nik mengaku akan segera menyusun struktur kepengurusan DPD Golkar Kabupaten Pasuruan sekaligus melakukan konsolidasi ke tingkat kecamatan.

“Setelah ini kami fokus menyusun kepengurusan dan konsolidasi ke kecamatan-kecamatan,” imbuhnya.

Terkait target politik, Nik secara terbuka memasang sasaran peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu mendatang.

“Target kami ke depan, kader Golkar bisa duduk di DPRD Kabupaten Pasuruan sebanyak delapan kursi,” ungkapnya optimistis.

Menanggapi dinamika yang sempat muncul jelang Musda, Nik menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar dalam kehidupan partai.

“Dinamika politik di Partai Golkar itu biasa. Namun yang terpenting, secara legalitas kami telah melaksanakan Musda sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (Ind)

Share this content:

error: Content is protected !!