Laka Maut di Gempol, Grand Max Oleng dan Hantam Truk Parkir

Pasuruan_lumbungberita.id
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Surabaya–Malang, tepatnya di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kamis (29/1/2026) siang sekitar pukul 14.45 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan Daihatsu Grand Max bernopol N-1149-SK dengan sebuah truk Fuso bernopol N-8361-BJ yang sedang terparkir di bahu jalan menghadap ke selatan.

Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu korban lainnya mengalami luka berat.

Kanit Lantas Polsek Gempol, Ipda Bagus, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat Grand Max melaju dari arah Surabaya menuju Malang dengan kecepatan cukup tinggi.

Saat di lokasi kejadian, pengemudi rupanya berupaya menghindari kendaraan di depannya yang sedang putar balik. Sayangnya upaya ini membuat Grand Max oleng dan menabrak truk yang sedang parkir.

“Diduga pengemudi kurang berhati-hati dan tidak menguasai laju kendaraan, sehingga oleng ke kiri dan menabrak truk Fuso yang sedang parkir di bahu jalan,” ujar Ipda Bagus saat dikonfirmasi.

Pengemudi Grand Max diketahui bernama Muhammad Baidowik (28), warga Kabupaten Probolinggo. Ia mengalami luka lecet di bagian kepala dan saat ini menjalani perawatan di RS Asih Abyakta Kepulungan.

Selain pengemudi, kendaraan tersebut juga membawa lima penumpang. Salah satu penumpang, Yanti (50), warga Kecamatan Pandaan, meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka parah.

Sementara penumpang lainnya, Hesti Novie Nuraini (33), mengalami luka berat di tangan kiri. Empat penumpang lain mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, pengemudi truk Fuso bernama Zainul Arifin (55), warga Kota Malang, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.

“Faktor utama kecelakaan ini adalah faktor manusia. Dari hasil awal olah TKP, kondisi kendaraan tidak menjadi penyebab kecelakaan,” tambah Bagus.

Akibat insiden tersebut, Daihatsu Grand Max mengalami kerusakan cukup parah di bagian bodi samping kiri dan kaca depan pecah, estimasi kerugian sekitar Rp10 juta.

Sedangkan truk Fuso mengalami kerusakan ringan dengan taksiran kerugian sekitar Rp1 juta. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp11 juta. (Ind)

Share this content:

error: Content is protected !!