{"id":978,"date":"2025-09-12T13:10:05","date_gmt":"2025-09-12T13:10:05","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=978"},"modified":"2025-09-12T15:26:01","modified_gmt":"2025-09-12T15:26:01","slug":"gempol-fc-tekuk-puspo-fc-4-2-sunardi-kecewa-sikap-remehkan-lawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2025\/09\/12\/gempol-fc-tekuk-puspo-fc-4-2-sunardi-kecewa-sikap-remehkan-lawan\/","title":{"rendered":"Gempol FC Tekuk Puspo FC 4-2, Sunardi Kecewa Sikap Remehkan Lawan"},"content":{"rendered":"\n<p>Pasuruan_lumbungberita.id<br>Tren positif Gempol FC dalam Piala Bupati Pasuruan Super League 2025 terus berlanjut. Yang terbaru tim asuhan Sunardi itu membungkam Puspo FC 4-2.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, tak seperti permainan ketika lawan Kejayan FC, kali ini Gempol FC tampil dibawah form. Beberapa kali umpan lambung dari Danil Putro maupun Husein bisa dipatahkan barisan pertahanan Puspo FC.<\/p>\n\n\n\n<p>Suplai bola dari lini tengah juga minim. Puspo FC cukup disiplin mematikan pergerakan duet jangkar lini tengah Ricardo dan Unes. Bahkan di menit 35 Unes harus ditarik keluar digantikan Saoki.<\/p>\n\n\n\n<p>Kehadiran pemain bernomor punggung 14 ini cukup memberi warna. Menit ke 38 Gempol FC baru bisa memecahkan kebuntuan lewat gol dari kaki Ricardo.<\/p>\n\n\n\n<p>Berselang 2 menit kemudian, Gempol FC menambah gol hasil tendangan voli Iqbal Putra. Menjelang turun minum, Puspo memperkecil kedudukan lewat sepakan Rudi. Babak pertama berakhir dengan skor 2-1.<\/p>\n\n\n\n<p>Di babak kedua, Gempol FC langsung mengambil inisiatif serangan. Hasilnya Husein menambah keunggulan lewat dwi gol cepatnya di menit ke-51 dan 52.<\/p>\n\n\n\n<p>Unggul 3 gol membuat Sunardi memasukkan wajah-wajah baru. Termasuk memasukkan kiper cadangan Gilang. Sayang penampilan perdananya diwarnai blunder dan berakibat tendangan penalti.<\/p>\n\n\n\n<p>Sepakan 12 pas tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Puspo FC. Hingga peluit berakhirnya pertandingan tak ada lagi tambahan gol. Skor 4-2 bertahan untuk keunggulan Gempol FC.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"745\" src=\"https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250912-WA0028-1024x745.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-979\" srcset=\"https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250912-WA0028-1024x745.jpg 1024w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250912-WA0028-300x218.jpg 300w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250912-WA0028-768x559.jpg 768w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250912-WA0028.jpg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ditemui usai laga, pelatih Gempol FC, Sunardi tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyebut sikap underestimate anak asuhnya membawa dampak penampilan Gempol FC tak maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Secara hasil saya senang. Secara permainan saya kecewa. Ini yang saya khawatirkan. Anak-anak meremehkan tim lawan. Memang anak-anak ini masih muda, masih perlu polesan, yang jelas kejadian seperti ini tak boleh terulang lagi di pertandingan selanjutnya,&#8221; ujarnya kecewa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan hasil ini, Gempol FC kembali merebut pucuk pimpinan klasemen sementara Grup A dari Lekok United. Kedua tim memiliki nilai sama 9, tetapi Gempol FC unggul agregat gol.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, peluang Rembang United dan Puspo FC untuk lolos ke 8 besar otomatis tertutup. Kedua tim dipastikan tak bisa mengejar perolehan poin dua tim teratas sebagai syarat kelolosan. <\/p>\n\n\n\n<p>Jurnalis: Indra<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idTren positif Gempol FC dalam Piala Bupati Pasuruan Super League 2025 terus berlanjut. Yang terbaru tim asuhan Sunardi itu membungkam Puspo FC 4-2. Namun, tak seperti permainan ketika lawan Kejayan FC, kali ini Gempol FC tampil dibawah form. Beberapa kali&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":980,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-978","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/978","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=978"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/978\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":982,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/978\/revisions\/982"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/980"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}