{"id":655,"date":"2025-08-06T09:10:51","date_gmt":"2025-08-06T09:10:51","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=655"},"modified":"2025-08-06T09:10:55","modified_gmt":"2025-08-06T09:10:55","slug":"dua-perwira-kostrad-kunjungi-sumbersuko-kagumi-inovasi-bank-sampah-ibu-ibu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2025\/08\/06\/dua-perwira-kostrad-kunjungi-sumbersuko-kagumi-inovasi-bank-sampah-ibu-ibu\/","title":{"rendered":"Dua Perwira Kostrad Kunjungi Sumbersuko, Kagumi Inovasi Bank Sampah Ibu-Ibu"},"content":{"rendered":"\n<p>Pasuruan_lumbungberita.id<br>Dua perwira menengah dari Kostrad Angkatan Darat menyambangi Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (6\/8\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka datang untuk melihat langsung pengelolaan sampah yang dikelola oleh warga setempat melalui TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) Srikandi Peduli Lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dua perwira tersebut adalah Asisten Perencanaan Divif 2 Kostrad Kolonel Inf Slamet dan Komandan Brigade Infanteri 18\/Trisula Letkol Inf Risa Wahyu Pudji Setyawan. Keduanya tampak didampingi oleh Regional Public Affairs Manager CCEP Indonesia, Armytanti Hanum Kasmito.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum meninjau TPS3R, mereka sempat singgah di Balai Desa untuk mendengarkan pemaparan dari Ketua Forum Komunikasi Peduli Lingkungan Kabupaten Pasuruan, Fatoni.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemaparan berlangsung sekitar satu jam dan membahas sistem pengelolaan sampah yang telah diterapkan warga desa.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"674\" src=\"https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250806-WA0017-1024x674.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-657\" srcset=\"https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250806-WA0017-1024x674.jpg 1024w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250806-WA0017-300x197.jpg 300w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250806-WA0017-768x505.jpg 768w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250806-WA0017-1536x1011.jpg 1536w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250806-WA0017.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ketua Bank Sampah Srikandi Peduli Lingkungan, Nur Azizah, menjelaskan bahwa saat ini sekitar 50 persen masalah sampah di Sumbersuko telah bisa ditangani berkat sistem TPS3R.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami benar-benar menerapkan sistem 3R. Uniknya, semua pengurusnya perempuan. Kami juga aktif mengedukasi masyarakat tentang pemilahan sampah,\u201d kata Nur Azizah.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan, inovasi pengolahan sampah organik menjadi produk seperti pot ramah lingkungan turut menjadi daya tarik bagi para tamu.<\/p>\n\n\n\n<p>Letkol Inf Risa Wahyu menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap gerakan yang dilakukan warga, khususnya para kader perempuan pengelola bank sampah.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cApa yang dilakukan ibu-ibu disini patut diapresiasi. Sekarang tinggal masyarakatnya. Karena jangan sampai upaya seperti ini sia-sia karena masyarakatnya tidak peduli,&#8221; tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga mengingatkan bahwa volume sampah harian di Indonesia kini sudah menyentuh angka ton-tonan. Menurutnya, TPS3R belum sepenuhnya menyelesaikan masalah sampah, tetapi setidaknya mampu mengurangi.<\/p>\n\n\n\n<p>Mantan Waasops Kasdam Jaya ini pun menyarankan agar pengelolaan sampah ke depan juga melibatkan pemanfaatan maggot untuk mendukung ekonomi sirkular.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;TPS3R sebetulnya masih belum sepenuhnya menuntaskan masalah sampah. Saran saya, kedepannya pakai magot sebagai pengurai sampah. Biar ekonomi sirkularnya jalan,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jurnalis: Indra<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idDua perwira menengah dari Kostrad Angkatan Darat menyambangi Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (6\/8\/2025). Mereka datang untuk melihat langsung pengelolaan sampah yang dikelola oleh warga setempat melalui TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) Srikandi Peduli Lingkungan. Dua perwira tersebut&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":656,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,3],"tags":[],"class_list":["post-655","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemerintahan","category-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=655"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/655\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":658,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/655\/revisions\/658"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/656"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}