{"id":4727,"date":"2026-10-03T08:08:50","date_gmt":"2026-10-03T08:08:50","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=4727"},"modified":"2026-10-03T08:08:52","modified_gmt":"2026-10-03T08:08:52","slug":"rem-blong-odong-odong-serempet-motor-di-winongan-satu-balita-luka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2026\/10\/03\/rem-blong-odong-odong-serempet-motor-di-winongan-satu-balita-luka\/","title":{"rendered":"Rem Blong, Odong-odong Serempet Motor di Winongan, Satu Balita Luka"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasuruan, lumbungberita.id&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) melibatkan kendaraan odong-odong dengan sepeda motor terjadi di Jalan Kabupaten jurusan Lumbang &#8211; Winongan, tepatnya di Dusun Watugede, Desa Jeladri, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (2\/10\/26) sekitar pukul 14.00 WIB.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kecelakaan dengan jenis tabrakan samping-samping tersebut melibatkan kendaraan Odong-odong Nopol AB-8363-MH, yang dikemudikan Mulyono (70), warga Desa Kambinganrejo, Kecamatan Grati.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Odong-odong tersebut bertabrakan&nbsp; dengan sepeda motor Honda Beat Nopol N-5167-TFE,&nbsp; yang dikendarai Dewi Hariantini (30), warga Desa Bulukandang, Kecamatan Lumbang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi didapat media ini, kejadian bermula saat Odong-odong melaju dari Selatan ke Utara. Sesampainya di TKP yang merupakan jalan menurun dan menikung, tiba-tiba rem kendaraan blong sehingga pengemudi tidak bisa menguasai kendaraan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Odong-odong oleng ke kanan dan menyerempet sepeda motor honda beat yang melaju dari arah berlawanan, yakni dari utara ke selatan, diduga rem blong,&#8221; kata Mashur, warga sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibat kejadian tersebut, penumpang motor, CNA (5th), mengalami luka robek pada jari kelingking kaki kanan dan dilarikan ke RSUD Grati Kabupaten Pasuruan untuk mendapatkan perawatan medis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain korban luka, kedua kendaraan juga mengalami kerusakan. Motor Honda Beat mengalami kerusakan pada spion kanan bengkok dan selebor belakang pecah dengan taksiran kerugian Rp 200 ribu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara Odong-odong rusak pada body depan penyok dengan taksiran Rp 1,5 juta, sehingga total kerugian materiil mencapai Rp 1,7 juta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kecelakaan diduga karena faktor manusia, yakni pengemudi Odong-odong kurang hati-hati dan konsentrasi saat mengemudi,&#8221; tambah warga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gerak cepat dilakukan Satlantas Polres Pasuruan dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan&nbsp; olah TKP. Selain itu petugas mencari CCTV, dan mengevakuasi kendaraan. Saat ini kasus laka lantas ditangani Pos Lantas Kejayan Polres Pasuruan. (Lum).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan, lumbungberita.id&nbsp; Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) melibatkan kendaraan odong-odong dengan sepeda motor terjadi di Jalan Kabupaten jurusan Lumbang &#8211; Winongan, tepatnya di Dusun Watugede, Desa Jeladri, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (2\/10\/26) sekitar pukul 14.00 WIB. Kecelakaan dengan jenis tabrakan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4728,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4727","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4727","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4727"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4727\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4729,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4727\/revisions\/4729"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4728"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4727"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4727"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4727"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}