{"id":4705,"date":"2026-09-30T11:20:48","date_gmt":"2026-09-30T11:20:48","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=4705"},"modified":"2026-09-30T11:20:51","modified_gmt":"2026-09-30T11:20:51","slug":"kebakaran-pasar-desa-kepulungan-tim-labfor-buru-titik-api","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2026\/09\/30\/kebakaran-pasar-desa-kepulungan-tim-labfor-buru-titik-api\/","title":{"rendered":"Kebakaran Pasar Desa Kepulungan: Tim Labfor Buru Titik Api"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasuruan_lumbungberita.id<br>Titik awal api dalam kebakaran Pasar Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, mulai diburu Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur. Tim Labfor melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pasar, Rabu (30\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama kurang lebih dua jam, Tim Labfor mengubek-ubek sejumlah kios di blok selatan pasar. Kawasan tersebut menjadi perhatian utama karena merupakan bagian pasar yang terbakar dan diduga menjadi lokasi pertama munculnya api.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Instalasi listrik di sejumlah lapak juga menjadi bagian yang diperiksa. Dugaan korsleting listrik menjadi salah satu fokus dalam olah TKP untuk mengungkap penyebab kebakaran yang menghanguskan sekitar 300 kios tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, hingga proses olah TKP selesai, Tim Labfor belum memberikan keterangan terkait hasil pemeriksaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengelola Pasar Desa Kepulungan, Supaat, mengatakan perhatian tim memang tertuju pada kios-kios di sisi selatan. Selain menjadi kawasan yang paling banyak terbakar, lokasi tersebut juga diduga menjadi titik awal munculnya api.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMemang yang menjadi perhatian adalah kios di sisi selatan. Karena yang habis adalah kios selatan. Lalu titik api pertama kali adalah memang di wilayah tersebut,\u201d ujar Supaat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Supaat, proses olah TKP tersebut disambut gembira para pedagang. Mereka berharap pemeriksaan Labfor menjadi tahapan penting sebelum puing-puing bekas kebakaran dibersihkan dan aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPedagang tentu menyambut gembira. Kami mendapat info bahwa setelah Tim Labfor Polda Jatim datang, selanjutnya puing-puing di pasar bisa segera dibersihkan. Setelah dibersihkan, tentu saja pedagang siap akan berjualan lagi,\u201d imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pasar Desa Kepulungan terbakar pada Sabtu (26\/9\/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Kebakaran itu menghanguskan sekitar 300 kios dengan estimasi kerugian sebesar 2 milyar rupiah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasca kejadian, penanganan dilakukan secara bertahap, termasuk bantuan 15 terpal dari BPBD Kabupaten Pasuruan untuk mendukung kebutuhan sementara para pedagang terdampak. (Ind)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idTitik awal api dalam kebakaran Pasar Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, mulai diburu Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur. Tim Labfor melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pasar, Rabu (30\/9\/2026). Selama kurang lebih dua jam, Tim&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4706,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[],"class_list":["post-4705","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4705","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4705"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4705\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4707,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4705\/revisions\/4707"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4706"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4705"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4705"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4705"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}