{"id":4170,"date":"2026-08-05T05:55:12","date_gmt":"2026-08-05T05:55:12","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=4170"},"modified":"2026-08-05T05:55:13","modified_gmt":"2026-08-05T05:55:13","slug":"babak-baru-kasus-widi-anggota-reskrim-polsek-beji-dinonjobkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2026\/08\/05\/babak-baru-kasus-widi-anggota-reskrim-polsek-beji-dinonjobkan\/","title":{"rendered":"Babak Baru Kasus Widi, Anggota Reskrim Polsek Beji Dinonjobkan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasuruan_lumbungberita.id<br>Penanganan kasus meninggalnya Widi Nurcahyono (43) memasuki babak baru. Polres Pasuruan memutuskan menonjobkan anggota Reskrim Polsek Beji yang terlibat dalam proses penangkapan korban, Rabu (5\/8\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain dinonjobkan, para personel tersebut juga ditarik dari Polsek Beji ke Mapolres Pasuruan. Langkah ini diambil agar proses pemeriksaan yang dilakukan tim internal dapat berjalan secara independen tanpa adanya intervensi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Plh. Kasi Humas Polres Pasuruan IPTU Joko Suseno, S.H., mengatakan kebijakan tersebut merupakan perintah langsung Kapolres Pasuruan menyusul bergulirnya pemeriksaan terhadap dugaan penganiayaan yang mencuat setelah meninggalnya Widi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Anggota Reskrim Polsek Beji yang terlibat telah ditarik ke Polres Pasuruan dan dinonjobkan. Langkah ini diambil agar pemeriksaan dapat berjalan secara objektif, profesional, dan akuntabel,&#8221; ujar Iptu Joko Suseno.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Joko, penonjoban tersebut bukan merupakan bentuk sanksi ataupun kesimpulan atas hasil pemeriksaan. Kebijakan itu merupakan mekanisme internal agar seluruh proses penyelidikan dapat dilakukan secara menyeluruh dan bebas dari intervensi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, seluruh personel yang berkaitan dengan penanganan perkara juga telah dimintai keterangan oleh tim internal yang dibentuk Kapolres Pasuruan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kapolres Pasuruan telah membentuk Tim Internal untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan secara menyeluruh. Semua personel yang berkaitan dengan penanganan perkara telah dimintai keterangan untuk mengungkap fakta secara utuh,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menegaskan, Polres tidak akan mentoleransi apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran. Setiap personel yang terbukti melanggar akan diproses sesuai ketentuan disiplin Polri, Kode Etik Profesi Polri, maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kami berkomitmen mengusut perkara ini sampai tuntas. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan diproses sesuai aturan yang berlaku,&#8221; tegas Joko.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti diberitakan sebelumnya, Widi Nurcahyono meninggal dunia saat diamankan anggota Polsek Beji di tempat kerjanya di Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Senin (3\/8\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pihak keluarga menduga korban mengalami penganiayaan saat proses penangkapan. Dugaan tersebut memicu perhatian luas masyarakat hingga Polres Pasuruan membentuk tim internal untuk mengusut peristiwa tersebut secara menyeluruh. (Ind)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idPenanganan kasus meninggalnya Widi Nurcahyono (43) memasuki babak baru. Polres Pasuruan memutuskan menonjobkan anggota Reskrim Polsek Beji yang terlibat dalam proses penangkapan korban, Rabu (5\/8\/2026). Selain dinonjobkan, para personel tersebut juga ditarik dari Polsek Beji ke Mapolres Pasuruan. Langkah ini&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4171,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[],"class_list":["post-4170","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4170","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4170"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4170\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4172,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4170\/revisions\/4172"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4171"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4170"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4170"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4170"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}