{"id":4066,"date":"2026-07-22T11:41:30","date_gmt":"2026-07-22T11:41:30","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=4066"},"modified":"2026-07-22T11:41:32","modified_gmt":"2026-07-22T11:41:32","slug":"smkn-2-sukorejo-luncurkan-shadhuhara-inovasi-pembiasaan-sholat-dhuhur-berjamaah-untuk-bangun-karakter-siswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2026\/07\/22\/smkn-2-sukorejo-luncurkan-shadhuhara-inovasi-pembiasaan-sholat-dhuhur-berjamaah-untuk-bangun-karakter-siswa\/","title":{"rendered":"SMKN 2 Sukorejo Luncurkan \u201cShadhuhara\u201d, Inovasi Pembiasaan Sholat Dhuhur Berjamaah untuk Bangun Karakter Siswa"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasuruan. lumbungberita.id<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SMK Negeri 2 Sukorejo meluncurkan program inovasi bertajuk \u201cSHADHUHARA\u201d yang merupakan singkatan dari Sholat Dhuhur Setiap Hari Berjama\u2019ah. Program ini digagas untuk mewujudkan shaf rapi, hati tersusun, disiplin, religius dan karakter peserta didik yang terbangun. Rabu (22\/7\/26).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekolah meyakini pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek kognitif atau pencapaian akademik. Lembaga pendidikan juga memiliki tanggung jawab menanamkan nilai-nilai religius, kedisiplinan, tanggung jawab serta kebersamaan sebagai bagian penguatan karakter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun dalam praktiknya, masih ditemukan peserta didik yang kurang disiplin dalam pengelolaan waktu, kurang tertib mengikuti aturan sekolah, serta belum sepenuhnya mengamalkan nilai-nilai religius dalam keseharian. Kondisi ini mendorong sekolah mencari terobosan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menjawab tantangan tersebut, SMKN 2 Sukorejo, Kabupaten Pasuruan merancang pembiasaan yang terencana dan berkelanjutan. Tujuannya agar nilai-nilai karakter dapat tertanam secara konsisten dan menjadi bagian dari budaya sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Humas SMKN 2 Sukorejo, Agus Riyanto, mengatakan bahwa Sholat Dhuhur Berjamaah dipilih karena memiliki dimensi pendidikan karakter yang kuat. Melalui sholat berjamaah, siswa dilatih ketepatan waktu, keteraturan melalui shaf yang rapi, kepatuhan terhadap imam serta mempererat rasa persaudaraan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kerapian shaf tidak hanya mencerminkan keteraturan fisik. Lebih dari itu, shaf yang rapi juga melambangkan keteraturan hati dan sikap. Pembiasaan setiap hari diharapkan menumbuhkan disiplin, tanggung jawab dan kesadaran spiritual yang lebih baik pada siswa,&#8221; ucak sapaan Agus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Atas dasar pemikiran itu, lanjut Agus, lahirlah inovasi \u201cSHADHUHARA\u201d sebagai program pembiasaan religius yang sistematis dan berkesinambungan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kegiatan ini tidak sekadar menjadi rutinitas, melainkan sarana strategis membangun karakter disiplin dan religius peserta didik,&#8221; jelas Humas&nbsp; murah senyum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan \u201cSHADHUHARA\u201d, SMKN 2 Sukorejo berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara vokasi, tetapi juga memiliki fondasi akhlak, disiplin dan religiusitas yang kokoh.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDari shaf yang rapi, kita latih hati yang tertata. Dari disiplin ibadah, lahir karakter yang siap menghadapi dunia kerja,\u201d tutup&nbsp; Humas SMKN 2 Sukorejo. (Lum).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Foto : Siswa dan siswi  saat &#8220;SHADHUHARA&#8221;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4067,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4066","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4066","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4066"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4066\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4068,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4066\/revisions\/4068"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4067"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4066"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4066"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4066"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}