{"id":4057,"date":"2026-07-22T02:48:31","date_gmt":"2026-07-22T02:48:31","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=4057"},"modified":"2026-07-22T02:48:33","modified_gmt":"2026-07-22T02:48:33","slug":"nib-terbit-sertifikat-ptsl-warga-randupitu-hampir-rampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2026\/07\/22\/nib-terbit-sertifikat-ptsl-warga-randupitu-hampir-rampung\/","title":{"rendered":"NIB Terbit, Sertifikat PTSL Warga Randupitu Hampir Rampung"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasuruan_lumbungberita.id<br>Kabar baik datang bagi warga Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang mengikuti Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah melalui serangkaian tahapan, proses penerbitan sertifikat kini makin dekat. Hal itu ditandai dengan terbitnya Nomor Induk Bidang (NIB) untuk sejumlah bidang tanah milik pemohon, Selasa (21\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, mengatakan sejak awal pemerintah desa berkomitmen mengawal seluruh tahapan PTSL agar berjalan sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komitmen tersebut, kata dia, diwujudkan dengan memastikan setiap proses berlangsung tertib, mulai dari pembentukan panitia, pengajuan permohonan, pemberkasan, pengukuran, verifikasi lapangan, hingga pengumuman hasil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Sejak awal komitmen kami tidak berubah. Kami ingin menyelesaikan program ini dengan sebaik-baiknya. Alhamdulillah, seluruh tahapan mulai pembentukan panitia PTSL, pengajuan permohonan dan pemberkasan, pengukuran, verifikasi lapangan, hingga tahap pengumuman dapat berjalan dengan lancar,&#8221; ujar Fuad.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, tahapan yang saat ini berlangsung adalah pengumuman nama-nama pemohon yang Nomor Induk Bidang (NIB)-nya telah terbit. NIB diberikan kepada bidang tanah yang telah memenuhi persyaratan sesuai regulasi yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;NIB merupakan identitas setiap bidang tanah yang memuat informasi posisi, luas, dan batas bidang tanah. Nomor ini nantinya akan tercantum dalam sertifikat hak atas tanah milik warga. Silakan mengecek pengumuman tersebut di Kantor Desa, Balai Desa, atau papan pengumuman RT,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terbitnya NIB tersebut menjadi salah satu indikator bahwa proses administrasi PTSL terus berjalan menuju penerbitan sertifikat. Tahapan ini sekaligus menjadi angin segar bagi warga yang telah menantikan legalitas kepemilikan tanah mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu pemohon PTSL, Abdul Muin, mengaku puas dengan pelaksanaan program di Desa Randupitu. Menurutnya, sejak awal proses berjalan lancar tanpa hambatan berarti dan masyarakat cukup mengikuti tahapan yang telah ditentukan panitia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Alhamdulillah, dari awal ikut program ini tidak ada hambatan yang berarti. Mengurusnya juga mudah, kami tinggal mengikuti instruksi dari panitia,&#8221; tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Muin juga optimistis sertifikat tanahnya dapat segera diterbitkan sesuai tahapan yang telah berjalan. Ia menilai Kelompok Masyarakat (Pokmas) PTSL cukup komunikatif dalam memberikan informasi maupun pendampingan kepada warga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kami optimistis sertifikat PTSL ini bisa segera terbit tanpa molor. Panitianya juga komunikatif. Kalau ada warga yang kurang paham, selalu diberi penjelasan dan solusi,&#8221; pungkasnya. (Ind)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idKabar baik datang bagi warga Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang mengikuti Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Setelah melalui serangkaian tahapan, proses penerbitan sertifikat kini makin dekat. Hal itu ditandai dengan terbitnya Nomor Induk Bidang (NIB) untuk sejumlah&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4058,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-4057","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemerintahan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4057","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4057"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4057\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4059,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4057\/revisions\/4059"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4058"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4057"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4057"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4057"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}