{"id":3647,"date":"2026-06-10T11:41:43","date_gmt":"2026-06-10T11:41:43","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=3647"},"modified":"2026-06-10T11:41:45","modified_gmt":"2026-06-10T11:41:45","slug":"keluhan-warga-direspons-cepat-pemkab-pasuruan-tambal-jalan-rusak-di-keyukebek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2026\/06\/10\/keluhan-warga-direspons-cepat-pemkab-pasuruan-tambal-jalan-rusak-di-keyukebek\/","title":{"rendered":"Keluhan Warga Direspons Cepat, Pemkab Pasuruan Tambal Jalan Rusak di Keyukebek"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasuruan_lumbungberita.id<br>Keluhan masyarakat Desa Keyukebek, Kecamatan Tutur, terkait kondisi jalan rusak dan berlubang akhirnya mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Melalui Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang serta Bina Marga, perbaikan jalan mulai dilakukan sejak Selasa (9\/6\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jalan penghubung sepanjang kurang lebih 1,2 kilometer menuju kawasan pondok pesantren tersebut sebelumnya menjadi sorotan warga karena kondisinya yang rusak dan belum tersentuh perbaikan dalam waktu cukup lama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerusakan jalan juga sempat viral di media sosial lantaran dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat yang melintas untuk berbagai kegiatan, termasuk aktivitas keagamaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan jalan bervariasi, mulai dari jalan berlubang hingga material aspal yang terkelupas pada ruas STA 0+000 hingga STA 0+900. Kondisi tersebut membuat permukaan jalan menjadi tidak rata dan licin, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMasyarakat ingin jalan yang rusak ini segera dibenahi sebab sudah ada pengguna jalan yang jatuh akibat roda kendaraan terperosok di lubang jalan,\u201d ujar Habibi, salah seorang warga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari dinas terkait bersama masyarakat telah melakukan survei lapangan untuk memetakan tingkat kerusakan sekaligus menentukan langkah penanganan yang diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Staf Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, Ari Brata, mengatakan perbaikan telah mulai dikerjakan melalui program pemeliharaan rutin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMulai Selasa kemarin sudah dilakukan perbaikan untuk penanganan tambal sulam melalui anggaran pemeliharaan rutin dinas,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugianto, mengapresiasi respons cepat dinas terkait yang telah turun langsung ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAlhamdulillah dinas terkait sudah turun ke lokasi menindaklanjuti keluhan warga. Mudah-mudahan setelah ini ditindaklanjuti dengan aksi nyata agar bisa bermanfaat bagi warga,\u201d ujar politisi Partai Golkar tersebut. (Ind)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idKeluhan masyarakat Desa Keyukebek, Kecamatan Tutur, terkait kondisi jalan rusak dan berlubang akhirnya mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Melalui Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang serta Bina Marga, perbaikan jalan mulai dilakukan sejak Selasa (9\/6\/2026).&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3648,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3647","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3647","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3647"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3647\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3649,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3647\/revisions\/3649"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3648"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3647"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3647"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3647"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}