{"id":3581,"date":"2026-05-30T11:58:07","date_gmt":"2026-05-30T11:58:07","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=3581"},"modified":"2026-05-30T11:58:08","modified_gmt":"2026-05-30T11:58:08","slug":"raih-wtp-ke-13-pemkab-pasuruan-tuai-apresiasi-dprd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2026\/05\/30\/raih-wtp-ke-13-pemkab-pasuruan-tuai-apresiasi-dprd\/","title":{"rendered":"Raih WTP ke-13, Pemkab Pasuruan Tuai Apresiasi DPRD"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasuruan_lumbungberita.id<br>Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Capaian ini menjadi raihan WTP ke-13 secara berturut-turut dan mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Pasuruan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kami mengapresiasi Bupati Pasuruan beserta seluruh jajaran OPD yang telah bekerja keras sehingga Kabupaten Pasuruan kembali meraih opini WTP. Ini merupakan capaian yang patut disyukuri karena berhasil dipertahankan selama 13 tahun berturut-turut,&#8221; ujar Samsul.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif yang diterima setiap tahun, melainkan menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah telah berjalan sesuai aturan dan standar yang ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski demikian, Samsul mengingatkan agar keberhasilan mempertahankan opini WTP tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri. Ia berharap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) semakin diarahkan untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;WTP bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana anggaran daerah dapat digunakan secara efektif dan tepat sasaran sehingga hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, pemanfaatan APBD harus terus difokuskan pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Samsul juga menegaskan bahwa DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran agar setiap program dan kegiatan pemerintah daerah berjalan sesuai perencanaan serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kami di DPRD akan terus mengawal dan mengawasi pengelolaan anggaran daerah agar tetap efektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat Kabupaten Pasuruan,&#8221; pungkasnya. (Lum)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idPemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi raihan WTP ke-13 secara berturut-turut dan mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Pasuruan.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3582,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-3581","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemerintahan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3581","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3581"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3581\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3583,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3581\/revisions\/3583"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3582"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3581"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3581"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3581"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}