{"id":3523,"date":"2026-05-25T04:17:17","date_gmt":"2026-05-25T04:17:17","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=3523"},"modified":"2026-05-25T04:17:19","modified_gmt":"2026-05-25T04:17:19","slug":"kua-gempol-ajak-calon-pengantin-tak-ikut-tren-child-free","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2026\/05\/25\/kua-gempol-ajak-calon-pengantin-tak-ikut-tren-child-free\/","title":{"rendered":"KUA Gempol Ajak Calon Pengantin Tak Ikut Tren Child Free"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasuruan_lumbungberita.id<br>Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gempol mengajak para calon pengantin agar tidak ikut-ikutan tren child free yang belakangan mulai berkembang di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan bimbingan pra nikah yang diikuti 15 pasangan calon pengantin (catin) di sebuah kedai kawasan Lapangan Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (25\/5\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan berbagai materi seputar kehidupan rumah tangga, mulai dari kesiapan mental hingga tujuan membangun keluarga setelah menikah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyuluh Agama Kecamatan Gempol, Achmad Samsoni mengatakan, tren child free dinilai mulai meresahkan karena dianggap tidak sejalan dengan tujuan utama pernikahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMengapa kami menyosialisasikan itu, karena sekarang berkembang tren child free. Ini sudah meresahkan. Karena sudah melenceng dari tujuan menikah itu sendiri. Makanya di Gempol jangan sampai ada yang ikut-ikutan tren begini,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, bimbingan pra nikah penting diberikan agar catin memiliki kesiapan mental sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Ia juga menyoroti tingginya angka perceraian yang terjadi akibat kurangnya kesiapan pasangan setelah menikah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMakin bertambah tahun, makin mengkhawatirkan kondisi pernikahan di Indonesia. Ada yang menikah, tidak lama kemudian cerai. Makanya kami selenggarakan bimbingan ini agar catin lebih siap mental. Contohnya siap nikah, ya siap hamil,\u201d terangnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Kepala KUA Gempol, Moh. Wahib menegaskan bahwa bimbingan pra nikah merupakan tahapan wajib bagi setiap catin sebelum melangsungkan pernikahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSetiap calon pengantin wajib menjalani bimbingan ini. Karena kami ingin mempersiapkan pernikahan yang kokoh dan mewujudkan keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama hampir dua jam, kegiatan berlangsung dengan suasana santai namun tetap serius. Materi disampaikan secara komunikatif dan sesekali diselingi humor segar khas pengantin baru sehingga peserta terlihat antusias mengikuti jalannya bimbingan. (Ind)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idKantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gempol mengajak para calon pengantin agar tidak ikut-ikutan tren child free yang belakangan mulai berkembang di masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan bimbingan pra nikah yang diikuti 15 pasangan calon pengantin (catin) di sebuah kedai&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3524,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3523","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3523","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3523"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3523\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3525,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3523\/revisions\/3525"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3524"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3523"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3523"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3523"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}