{"id":3174,"date":"2026-04-10T10:00:02","date_gmt":"2026-04-10T10:00:02","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=3174"},"modified":"2026-04-10T10:00:05","modified_gmt":"2026-04-10T10:00:05","slug":"menyalahgunakan-lpg-bersubsidi-dua-tersangka-diamankan-polres-pasuruan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2026\/04\/10\/menyalahgunakan-lpg-bersubsidi-dua-tersangka-diamankan-polres-pasuruan\/","title":{"rendered":"Menyalahgunakan LPG Bersubsidi, Dua Tersangka Diamankan Polres Pasuruan\u00a0"},"content":{"rendered":"\n<p>Pasuruan. lumbungberita.id<\/p>\n\n\n\n<p>Dua tersangka penyalahgunaan LPG bersubsidi di wilayah Kecamatan Purwosari diamankan Polres Pasuruan. Keduanya yakni S dan M.N di tahan di Mako Polres Pasuruan, Jumat (10\/4\/26).<\/p>\n\n\n\n<p>Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, mengatakan pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP\/A\/7\/IV\/2026 tertanggal 9 April 2026. Peristiwa terjadi pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 17.00 WIB di pinggir jalan Dusun Pakem, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPetugas mengamankan dua tersangka yang diduga melakukan penyalahgunaan LPG subsidi, dengan cara memindahkan isi tabung 3 kilogram ke tabung 12 kilogram untuk kemudian dijual kembali,\u201d kata AKBP Harto Agung Cahyono.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menjelaskan, tersangka S. merupakan pemilik pangkalan LPG 3 kilogram di Kecamatan Puspo yang berperan sebagai pelaku utama sekaligus penjual hasil pemindahan gas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara tersangka M.N. berperan sebagai pekerja yang membantu proses pemindahan gas, serta mengirim dan menjual tabung LPG 12 kilogram.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam menjalankan aksinya, kedua tersangka memindahkan isi gas dengan cara menghubungkan selang regulator dari tabung LPG 3 kilogram ke tabung 12 kilogram.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mempercepat proses, tabung 12 kilogram diberi es batu, sedangkan tabung 3 kilogram direndam air panas. Setelah itu, tabung ditimbang, diberi segel palsu, lalu dijual ke pasar dengan harga sekitar Rp130.000 per tabung.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cModus tersebut dilakukan untuk memperoleh keuntungan dari LPG subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat,\u201d ungkap Kapolres.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari hasil penyelidikan, pengoplosan&nbsp; berlangsung sekitar dua tahun. Tersangka S. memperoleh keuntungan sekitar Rp24 juta per bulan, sedangkan tersangka M.N. sekitar Rp3 juta per bulan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 162 tabung kosong LPG 3 kilogram warna hijau, 6 tabung kosong LPG 12 kilogram, 45 tabung LPG 12 kilogram berisi, satu unit kendaraan pick up nomor registrasi N-8258-TQ, satu unit timbangan elektronik, 5 selang plastik terhubung dengan regulator, serta 2 kantong plastik berisi segel bekas LPG 3 kilogram dan kemasan bekas es batu.<\/p>\n\n\n\n<p>Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.<\/p>\n\n\n\n<p>Jurnalis: Lum.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan. lumbungberita.id Dua tersangka penyalahgunaan LPG bersubsidi di wilayah Kecamatan Purwosari diamankan Polres Pasuruan. Keduanya yakni S dan M.N di tahan di Mako Polres Pasuruan, Jumat (10\/4\/26). Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, mengatakan pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3175,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3174","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3174","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3174"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3174\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3176,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3174\/revisions\/3176"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3175"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3174"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3174"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3174"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}