{"id":2643,"date":"2026-02-19T04:18:20","date_gmt":"2026-02-19T04:18:20","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=2643"},"modified":"2026-02-19T07:37:30","modified_gmt":"2026-02-19T07:37:30","slug":"pasien-meninggal-habis-di-berikan-injeksi-agus-suyanto-legislator-kabupaten-pasuruan-langsung-minta-pertanggung-jawaban-rumah-sakit-prima-husada","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2026\/02\/19\/pasien-meninggal-habis-di-berikan-injeksi-agus-suyanto-legislator-kabupaten-pasuruan-langsung-minta-pertanggung-jawaban-rumah-sakit-prima-husada\/","title":{"rendered":"Pasien Meninggal Usai Disuntik di RS Prima Husada, DPRD Turun Tangan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasuruan_lumbungberita.id<br>Seorang pasien berinisial IAF warga Desa Watu Agung, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia di RS Prima Husada, Rabu (18\/2\/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Kematian korban memicu polemik karena diduga terjadi usai pasien menerima suntikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi yang dihimpun, korban sebelumnya disebut dalam kondisi membaik dan direncanakan pulang pada Kamis. Namun sebelum keluar dari rumah sakit, korban justru meninggal dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pihak keluarga menduga kematian terjadi setelah pemberian injeksi oleh perawat berinisial AS berdasarkan resep dokter berinisial DN. Disebutkan, tak lama setelah disuntik, korban mengalami kejang-kejang dan mengeluarkan busa dari mulut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Suyanto, yang datang ke rumah sakit membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengaku menerima keterangan bahwa kondisi korban menurun drastis setelah tindakan medis itu dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSetelah injeksi, pasien kejang dan berbusa. Sempat ditangani darurat, tapi tidak tertolong,\u201d ujar Agus kepada wartawan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agus juga menyoroti dugaan pembuangan ampul atau vial bekas injeksi ke tempat limbah B3. Menurutnya, dalam situasi seperti ini barang tersebut seharusnya diamankan sebagai bagian dari transparansi dan pembuktian medis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKalau sudah dibuang, bagaimana pembuktiannya? Ini yang kami sayangkan,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menyebut akan mendorong adanya klarifikasi terbuka dan evaluasi terhadap prosedur pelayanan di rumah sakit tersebut. Agus juga menyinggung adanya keluhan-keluhan sebelumnya terkait pelayanan medis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, dalam mediasi dengan keluarga, dr Dn menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan telah sesuai standar operasional prosedur (SOP). Ia mengaku saat insiden terjadi sedang berada di ruang operasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPemberian injeksi sudah sesuai SOP. Kami juga sangat kecewa tidak bisa menyelamatkan pasien,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti kematian korban. Pihak keluarga berharap ada penelusuran menyeluruh agar kasus ini terang dan tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat. (Din)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idSeorang pasien berinisial IAF warga Desa Watu Agung, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia di RS Prima Husada, Rabu (18\/2\/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Kematian korban memicu polemik karena diduga terjadi usai pasien menerima suntikan. Informasi yang dihimpun, korban sebelumnya&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2644,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-2643","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2643","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2643"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2643\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2652,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2643\/revisions\/2652"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2644"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2643"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2643"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2643"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}