{"id":2096,"date":"2025-12-17T05:11:03","date_gmt":"2025-12-17T05:11:03","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=2096"},"modified":"2025-12-17T05:11:05","modified_gmt":"2025-12-17T05:11:05","slug":"warga-sumbersuko-diedukasi-cegah-tbc-nakes-ingatkan-jangan-takut-berobat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2025\/12\/17\/warga-sumbersuko-diedukasi-cegah-tbc-nakes-ingatkan-jangan-takut-berobat\/","title":{"rendered":"Warga Sumbersuko Diedukasi Cegah TBC, Nakes Ingatkan Jangan Takut Berobat"},"content":{"rendered":"\n<p>Pasuruan_lumbungberita.id<br>Pemerintah Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menggelar sosialisasi pencegahan penyakit tuberkulosis (TBC) di Balai Desa Sumbersuko, Rabu (17\/12\/2025). Kegiatan ini menyasar kader PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak edukasi kesehatan di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Sosialisasi menghadirkan pemateri dari tenaga kesehatan Puskesmas Kepulungan, Ely Sumiati. Materi yang disampaikan meliputi cara penularan TBC, pencegahan, hingga pentingnya kepatuhan minum obat bagi anak penderita.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Desa Sumbersuko, Saiful Maarif, berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti di ruang sosialisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSemuanya bermanfaat. Nanti setelah sosialisasi ini ilmunya bisa dipraktikkan ke tetangga-tetangga sekitar,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"625\" src=\"https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251217-WA0023.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2097\" srcset=\"https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251217-WA0023.jpg 1000w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251217-WA0023-300x188.jpg 300w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251217-WA0023-768x480.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Camat Gempol, Hadi Mulyono, menegaskan TBC merupakan penyakit serius yang tidak boleh dianggap remeh.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTBC adalah salah satu penyakit pembunuh di Indonesia. Kadang orang menyepelekan TBC ini. Nomor satu adalah jantung dan kedua adalah TBC. Jadi ini tidak bisa disepelekan,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Ely Sumiati menekankan pentingnya menghilangkan stigma terhadap penderita TBC. Menurutnya, TBC dapat disembuhkan jika pasien disiplin menjalani pengobatan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPenderita TBC tidak perlu takut dan malu berobat, karena penyakit ini bisa disembuhkan asalkan disiplin minum obat,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Perempuan berjilbab ini menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan TBC. Kepedulian masyarakat, sambungnya, turut meminimalkan risiko penularan TBC.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau ada warga yang batuk lama, jangan didiamkan. Ajak periksa ke puskesmas. Semakin cepat diketahui, semakin cepat juga diobati dan tidak menular ke orang lain,\u201d pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jurnalis: Indra<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idPemerintah Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menggelar sosialisasi pencegahan penyakit tuberkulosis (TBC) di Balai Desa Sumbersuko, Rabu (17\/12\/2025). Kegiatan ini menyasar kader PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak edukasi kesehatan di masyarakat. Sosialisasi menghadirkan pemateri dari tenaga kesehatan Puskesmas&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2098,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-2096","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2096","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2096"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2096\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2099,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2096\/revisions\/2099"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2096"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2096"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2096"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}