{"id":1914,"date":"2025-11-26T07:33:09","date_gmt":"2025-11-26T07:33:09","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=1914"},"modified":"2025-11-26T07:33:11","modified_gmt":"2025-11-26T07:33:11","slug":"bertemu-kapolsek-gempol-warga-curhat-motor-hilang-3-tahun-lalu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2025\/11\/26\/bertemu-kapolsek-gempol-warga-curhat-motor-hilang-3-tahun-lalu\/","title":{"rendered":"Bertemu Kapolsek Gempol, Warga Curhat Motor Hilang 3 Tahun Lalu"},"content":{"rendered":"\n<p>Pasuruan_lumbungberita.id<br>Acara Curhat Kamtibmas Kapolsek Gempol Kompol Giadi Nugraha di Balai Desa Winong, Kabupaten Pasuruan, Rabu (26\/11\/2025), berlangsung gayeng. Beragam keluhan dilontarkan warga, mulai persoalan kehilangan hingga keamanan lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu yang paling menyita perhatian datang dari Khumairoh. Emak-emak berjilbab ini menanyakan kabar motornya yang hilang tiga tahun lalu dan sudah dilaporkan ke Polsek Gempol.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, sekitar setahun yang lalu pihak Polsek mengabarkan bahwa motornya ketemu di Lumajang. Untuk keperluan pengambilan, dirinya sudah menyerahkan BPKB dan STNK sesuai permintaan Polsek Gempol.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Hingga kini saya belum dapat kabar lagi. Sementara BPKB dan STNK sudah dibawa Polsek. Kata petugasnya, nunggu kabar dari Polres Lumajang. Tolong Pak Kapolsek, kelanjutan motor saya bagaimana,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Giadi pun langsung merespon. Ia menerangkan dalam aturan, motor bisa dijadikan barang bukti kalau pelaku ikut ditangkap dan berlanjut proses penyidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Barang bukti tersebut, lanjutnya, akan diserahkan kepada pemiliknya bila persidangan sudah tuntas. Walau begitu, pemilik tetap bisa memakai dengan status pinjam pakai.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Nanti saya cek berkas-berkasnya di Polsek. Kalau kejadiannya sudah lama, seharusnya (persidangan) sudah selesai. Nanti saya bantu komunikasi dengan Polres Lumajang,&#8221; jawabnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu ada pula curhatan dari Kawil Kemranggen yang mengaku daerahnya sering kehilangan barang-barang kecil. Warga menduga pelakunya adalah warga lokal. Meski begitu, banyak yang memilih diam karena nilai barang tak seberapa.<\/p>\n\n\n\n<p>Menanggapi itu, Giadi meminta warga segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Ia menegaskan segala pencurian dalam bentuk apapun tak bisa didiamkan dan dianggap remeh.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Segera koordinasi. Memang tak semua pencurian bisa dilanjut ke pengadilan, tetapi jangan anggap remeh. Jangan karena nilainya kecil, warga sudah acuh tak acuh. Bahaya. Karena dari kecil bisa jadi besar,&#8221; tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Curhat Kamtibmas ini merupakan inisiatif Kompol Giadi. Ia berencana berkeliling ke seluruh desa di Kecamatan Gempol. Hari ini, agendanya menyambangi Desa Wonosari dan Winong.<\/p>\n\n\n\n<p>Jurnalis: Indra<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idAcara Curhat Kamtibmas Kapolsek Gempol Kompol Giadi Nugraha di Balai Desa Winong, Kabupaten Pasuruan, Rabu (26\/11\/2025), berlangsung gayeng. Beragam keluhan dilontarkan warga, mulai persoalan kehilangan hingga keamanan lingkungan. Salah satu yang paling menyita perhatian datang dari Khumairoh. Emak-emak berjilbab ini&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1915,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-1914","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1914","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1914"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1914\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1916,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1914\/revisions\/1916"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1914"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1914"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1914"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}