{"id":1155,"date":"2025-09-26T12:26:41","date_gmt":"2025-09-26T12:26:41","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=1155"},"modified":"2025-09-26T12:32:53","modified_gmt":"2025-09-26T12:32:53","slug":"suporter-nguling-masuk-lapangan-semifinal-nguling-fc-vs-gempol-fc-dihentikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2025\/09\/26\/suporter-nguling-masuk-lapangan-semifinal-nguling-fc-vs-gempol-fc-dihentikan\/","title":{"rendered":"Suporter Nguling Masuk Lapangan, Semifinal Nguling FC vs Gempol FC Dihentikan"},"content":{"rendered":"\n<p>Pasuruan_lumbungberita.id<br>Semifinal pertama Piala Bupati Pasuruan Super League 2025 di Stadion R. Soedrasono Pogar Bangil diwarnai invasi suporter ke lapangan, Jumat (26\/9\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p>Puluhan suporter Nguling FC terpantau memasuki lapangan pada menit ke 95. Pertandingan pun dihentikan dengan kedudukan sama kuat 3-3.<\/p>\n\n\n\n<p>Laga yang ditonton oleh Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan ini sejatinya seru. Kedua tim saling jual beli serangan. Gempol FC membuka kran gol pada menit ke-1 lewat kaki Danil Putra.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketinggalan 1 gol membuat Nguling menaikkan intensitas serangan. Hasilnya di menit ke-40 Yasin berhasil menyamakan kedudukan usai memanfaatkan umpan Ali Kacong Mashori.<\/p>\n\n\n\n<p>Memasuki babak kedua, Gempol FC malah kebobolan lewat serangan balik cepat Ali Kacong pada menit ke-54. Tendangan lambung kaki kiri ala Arjen Robben merobek gawang Alfan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tersengat gol Kacong, Gempol FC kembali mengurung Nguling FC. Tendangan bebas pada menit ke 73 berhasil dimaksimalkan oleh Unes lewat heading. 2-2.<\/p>\n\n\n\n<p>Gempol FC lagi-lagi harus tertinggal. Sapuan bek Heri pada menit 78 malah mengenai kaki Afet dan mengubah arah bola sehingga masuk ke gawang sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Keunggulan ini tak lama. Menit ke-80 Husein menyamakan kedudukan usai mengecoh kiper dan menceploskan bola lewat kaki kirinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menjelang berakhir pertandingan, Asmaul (Nguling FC) dan Danil (Gempol FC) terlibat friksi. Keduanya diganjar kartu kuning. Karena ini kartu kuning kedua Asmaul, pemain bernomor punggung 2 itu harus diusir dari lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bersamaan dengan drama ini, puluhan suporter Nguling FC di tribun sisi utara masuk ke lapangan. Wasit tak melanjutkan pertandingan. Aparat kemudian menghalau suporter untuk kembali ke tempat.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah berunding antara panpel, wasit, official kedua tim, dan aparat keamanan, akhirnya pertandingan resmi dihentikan. Kedua tim memasuki ruang ganti.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kalau berdasarkan kesepakatan sebelum pertandingan semifinal, kalau ada kericuhan, maka timnya kena diskualifikasi. Itu yang saya tahu,&#8221; ujar Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, pendapat berbeda diucapkan Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo. Rusdi mengisyaratkan pertandingan harus dilanjut adu penalti. Karena dalam surat kesepakatan tidak tercantum kata &#8220;Penonton turun lapangan&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kalau gini harus lanjut adu penalti. Karena yang tertulis cuma kericuhan, bukan suporter masuk lapangan. Ini poin kesepakatannya terlalu normatif. Tapi saya kembalikan ke Panpel. Biar panpel yang memutuskan,&#8221; ujarnya saat berdiskusi dengan official Tim Gempol FC.<\/p>\n\n\n\n<p>Camat Gempol, Hadi Mulyono mengonfirmasi kalau pertandingan dilanjutkan besok pagi dengan langsung melanjutkan adu penalti. Pertandingan digelar tanpa penonton.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Hasil keputusan panpel pertandingan dilanjutkan besok pagi. Langsung adu penalti,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jurnalis: Indra<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idSemifinal pertama Piala Bupati Pasuruan Super League 2025 di Stadion R. Soedrasono Pogar Bangil diwarnai invasi suporter ke lapangan, Jumat (26\/9\/2025). Puluhan suporter Nguling FC terpantau memasuki lapangan pada menit ke 95. Pertandingan pun dihentikan dengan kedudukan sama kuat 3-3.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1156,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-1155","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olahraga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1155","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1155"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1155\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1159,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1155\/revisions\/1159"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1156"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1155"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1155"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1155"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}