{"id":1017,"date":"2025-09-14T13:36:08","date_gmt":"2025-09-14T13:36:08","guid":{"rendered":"https:\/\/lumbungberita.id\/?p=1017"},"modified":"2025-09-14T14:01:09","modified_gmt":"2025-09-14T14:01:09","slug":"randupitu-tampil-beda-lomba-bersih-lingkungan-dan-pekarangan-warnai-momen-kemerdekaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/2025\/09\/14\/randupitu-tampil-beda-lomba-bersih-lingkungan-dan-pekarangan-warnai-momen-kemerdekaan\/","title":{"rendered":"Randupitu Tampil Beda, Lomba Bersih Lingkungan dan Pekarangan Warnai Momen Kemerdekaan"},"content":{"rendered":"\n<p>Pasuruan_lumbungberita.id<br>Di tengah gegap gempita karnaval yang digelar banyak desa dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, memilih langkah berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Desa yang mengusung tagline \u201cRandupitu Bisa\u201d itu justru menggelar lomba bersih lingkungan dan pemanfaatan pekarangan rumah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebanyak 34 RT yang tersebar di tiga dusun \u2014 Gesing, Babat, dan Randupitu \u2014 ambil bagian dalam lomba tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Hari ini, Minggu (14\/9\/2025), tim penilai turun langsung ke lapangan untuk memeriksa setiap RT peserta.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami sengaja memilih konsep berbeda. Kebersihan dan pemanfaatan pekarangan bukan hanya untuk hari lomba, tetapi untuk masa depan desa ini,\u201d kata Kades Randupitu, Mochammad Fuad.<\/p>\n\n\n\n<p>Suasana penilaian tampak meriah. Warga menghias lingkungan masing-masing dengan beragam tanaman.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"648\" src=\"https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250914-WA0080-1024x648.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1019\" srcset=\"https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250914-WA0080-1024x648.jpg 1024w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250914-WA0080-300x190.jpg 300w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250914-WA0080-768x486.jpg 768w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250914-WA0080.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ada yang memilih bunga-bunga warna-warni, tanaman hias eksotis, tanaman toga, hingga sayuran segar yang ditata rapi.<\/p>\n\n\n\n<p>Media tanam yang digunakan pun bervariasi: pot-pot unik, teknik hidroponik, hingga langsung ditanam di tanah.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut informasi yang diterima awak media, penilaian dilakukan di tiga titik: jalan, kawasan permukiman, dan rumah penduduk.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk area jalan, aspek kebersihan dan ketersediaan tempat sampah pilah menjadi fokus.<\/p>\n\n\n\n<p>Di kawasan permukiman, bobot tinggi diberikan pada kebersihan, estetika, dan keberadaan tanaman obat keluarga (toga).<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan penilaian rumah penduduk lebih menyoroti pengurangan, pemilahan, dan pengolahan sampah.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal unik lain adalah dimasukkannya tas belanja ramah lingkungan dan bekal anak sekolah sebagai komponen penilaian.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"675\" src=\"https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250914-WA0088-1024x675.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1024\" srcset=\"https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250914-WA0088-1024x675.jpg 1024w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250914-WA0088-300x198.jpg 300w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250914-WA0088-768x506.jpg 768w, https:\/\/lumbungberita.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250914-WA0088.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>RT dengan warga yang banyak menggunakan tas belanja berbahan daur ulang mendapat nilai lebih.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, penggunaan plastik sekali pakai dan wadah sekali buang, terutama pada bekal anak sekolah, akan mengurangi skor.<\/p>\n\n\n\n<p>Fuad mengatakan kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi bagian dari upaya menciptakan budaya peduli lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami ingin warga menyadari bahwa lingkungan tak hanya tentang area taman atau di luar rumah, tapi juga menyentuh aspek sampah dan pola hidup sehat,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil penilaian lomba akan diumumkan pada 18 September 2025. Para pemenang akan mendapatkan penghargaan dari pemerintah desa sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami berharap, setelah lomba usai, warga tetap konsisten menjaga lingkungan. Jangan berhenti di momen kemerdekaan saja. Lingkungan bersih itu investasi kesehatan dan kenyamanan untuk kita semua,\u201d pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jurnalis: Indra<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasuruan_lumbungberita.idDi tengah gegap gempita karnaval yang digelar banyak desa dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, memilih langkah berbeda. Desa yang mengusung tagline \u201cRandupitu Bisa\u201d itu justru menggelar lomba bersih lingkungan dan pemanfaatan pekarangan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1018,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,5],"tags":[],"class_list":["post-1017","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","category-pemerintahan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1017","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1017"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1017\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1025,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1017\/revisions\/1025"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1018"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1017"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1017"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lumbungberita.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1017"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}